2017, Indonesia Peringkat Pertama Publikasi Internasional

/ / Berita

Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi atau Kemenristekdikti sukses mencapai target mendorong dosen dan peneliti publikasi riset ke internasional. Hasilnya, sampai akhir 2017, publikasi ilmiah internasional mencapai angka 16 ribu lebih, atau tepatnya 16.147 publikasi.

“Publikasi ilmiah internasional Indonesia telah mencapai target yang telah dicanangkan di awal tahun, yakni di atas angka 15 ribu publikasi,” ujar Menristekdikti, Mohamad Nasir saat acara Bedah Kinerja 2017 dan Fokus Kinerja 2018 Kemenristekdikti, di Gedung Kemenristekdikti, Jakarta, Kamis, 4 Januari 2018.

Untuk meningkatkan kompetensi para dosen dan peneliti pada 2017, Kemenristekdikti merevitalisasi terhadap pendidikan vokasi (Politeknik). Revitalisasi dilakukan dengan menjadikan 12 Politeknik sebagai pilot project. Tercatat sebanyak 132 dosen Politeknik diberi pelatihan dan mengambil sertifikat kompetensi internasional, 420 dosen Politeknik diberi pelatihan dan mengambil sertifikat kompetensi dalam negeri, dan 1.400 mahasiswa Politeknik diberi beasiswa untuk mengambil sertifikat kompetensi dalam negeri.

Dalam peningkatan kualitas sumber daya agar unggul dan bersaing, Kemenristekdikti telah memberikan beasiswa S2 untuk dosen sebanyak 52 (luar negeri) dan 817 (dalam negeri). Sedangkan beasiswa S3 untuk dosen sebanyak 965 (luar negeri) dan 8.488 (dalam negeri). Sementara melalui program PMDSU, jumlah peserta program PMDSU 3 batch sebanyak 626 peserta, 20 di antaranya lulus magister, 18 peserta batch 1 lulus doktor, dan 588 peserta lainnya masih dalam proses pendidikan.

Sumber: Viva, ‘2017, Indonesia Peringkat Pertama Publikasi Internasional‘, 4 Januari 2018, <https://www.viva.co.id/digital/993573-2017-indonesia-peringkat-pertama-publikasi-internasional> [diakses 10 Januari 2018]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *