Politeknik Indonesia Forum PEDP Mahasiswa Politeknik Kembangkan Pariwisata Batam


Notice: Undefined index: bbp_template_after_before_topic in /var/www/pedp-wordpress/wp-content/plugins/header-footer/plugin.php on line 260

Topik ini mengandung 0 balasan, memiliki 1 suara, dan terakhir diperbarui oleh  Gavrilla 10 bulan, 1 minggu yang lalu.

Melihat 1 tulisan (dari total 1)
  • Penulis
    Tulisan-tulisan
  • #3180

    Gavrilla
    Peserta

    Notice: Undefined index: bbp_theme_before_reply_content in /var/www/pedp-wordpress/wp-content/plugins/header-footer/plugin.php on line 224

    Kampung Tua Bakau Serip Nongsa di Batam mempunyai panorama pantai berpasir putih, pohon-pohon bakau serta kelapa, dan gazebo-gazebo yang pas untuk bersantai. Situasi asri kampung buat beberapa turis lokal ataupun asing sering berkunjung ke serta kerasan terlalu lama tinggal disana.

    Kartika Wijaya, seseorang mahasiswi Administrasi Usaha Terapan Politeknik Negeri Batam, mengerti besarnya potensi wisata di daerah itu untuk dapat dikenalkan lebih jauh sekali lagi pada beberapa wisatawan. Pastinya, lewat pariwisata, potensi usaha serta ekonomi daerah dapat juga bertambah.

    Tetapi sayang, masyarakat lokal yang tinggal di Kampung Tua Bakau Serip Nongsa tidak bisa berbahasa Inggris hingga belum juga bisa berkomunikasi semakin banyak dengan beberapa turis. Hal semacam ini punya pengaruh pada kwalitas hubungan serta kesan beberapa tamu mancanegara pada orang-orang setempat.

    Berkaitan hal tersebut, Kartika yang fasih berbahasa Inggris berkemauan untuk berperan pada beberapa warga Kampung Tua Bakau Serip Nongsa. Ia dengan rekan-rekan kampusnya yang tergabung dalam Polibatam English Club pada akhirnya terdorong untuk mengajar Bhs Inggris.

    Mereka juga membuat kursus Bhs Inggris, sekalian jadi langkah untuk mempromosikan wisata kampung tua, serta tingkatkan kebanggaan anak-anak muda setempat mulai tingkat SD sampai SMA. “Semua materi kami sediakan sendiri, ” tutur Kartika.

    Mahasiswa Politeknik Negeri Batam, Kartika Wijaya, mengajar bhs Inggris supaya anak-anak serta beberapa pemuda Kampung Tua Bakau Serip Nongsa dapat makin pintar mengenalkan daerahnya ke wisatawan.

    Mahasiswa Politeknik Negeri Batam, Kartika Wijaya, mengajar bhs Inggris supaya anak-anak serta beberapa pemuda Kampung Tua Bakau Serip Nongsa dapat makin pintar mengenalkan daerahnya ke wisatawan. Kartika juga mengharapkan, jadi warga asli Batam, kelebihan wisata Batam itu dapat makin terekspos.

    Peran lewat prestasi

    Kecintaan serta peran Kartika pada Batam bukan sekedar ia perlihatkan dari upayanya sharing ketrampilan berbahasa Inggris serta rajin buat karya catat ilmiah masalah pariwisata.

    Ia juga memajukan sebagian ide untuk mempromosikan “Kek Pisang Villa” jadi oleh-oleh ciri khas Batam lewat lomba Business Presentation Skill pada 2015.

    Beberapa juri menilainya kalau rencana yang diserahkannya menarik. Ia dipandang dapat mempresentasikan serta menjaga ide-idenya dengan baik.

    Karena itu, ia juga berhasil jadi juara ke-3 dalam pertandingan tingkat nasional itu.

    Untuk Kartika, aktivitas presentasi serta debat bukanlah saja jadi langkah untuk mengemukakan beragam inspirasi di kepalanya, namun juga ia nikmati jadi latihan untuk tingkatkan keluwesannya dalam mengaplikasikan pengetahuan Administrasi Usaha.

    Kartika Wijaya, mahasiswa Politeknik Negeri Batam, mempresentasikan inspirasi usaha Kek Pisang Villa jadi oleh-oleh ciri khas Batam.
    Kartika Wijaya, mahasiswa Politeknik Negeri Batam, mempresentasikan inspirasi usaha Kek Pisang Villa jadi oleh-oleh ciri khas Batam. (Dok. Pribadi/Kemenristekdikti)
    “Saya suka turut aktivitas debat serta terlebih dulu cukup aktif juga di sebagian pertandingan presentasi usaha di universitas, ” ucapnya.

    Kampusnya juga berkelanjutan mensupport beberapa mahasiswa lewat beragam seminar serta kursus supaya kekuatan mereka makin bertambah serta siap masuk ke dunia industri nanti. Hal semacam ini di dukung juga dengan terdapatnya sarana belajar politeknik yang lengkap serta mutakhir.

    Kelebihan politeknik

    Dari demikian banyak faedah yang Kartika dapatkan dari pengalamannya belajar di Politeknik Negeri Batam salah nya ialah membuatnya pribadi yang lebih yakin diri sekalian perduli pada keadaan lokal daerahnya.

    Ia yakini keunggulan itu dapat membuatnya menggali pengetahuan usaha dengan lebih mendalam serta melatihnya dalam tawarkan beberapa jalan keluar efisien.

    “Politeknik mempersiapkan mahasiswanya jadi anggota orang-orang yang mempunyai kekuatan profesional untuk dapat mengaplikasikan, meningkatkan, serta menebarluaskan ilmu dan pengetahuan serta tehnologi, dan memakainya untuk penambahan skala hidup serta kesejahteraan orang-orang, terkecuali ikut memperkaya kebudayaan nasional, ” urai Direktur Evaluasi dari Direktorat Evaluasi serta Kemahasiswaan, Kementerian Penelitian, Tehnologi serta Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti), Dr. Paristyanti Nurwardani.

    Politeknik Negeri Batam termasuk juga satu diantara universitas yang memperoleh support Program Pengembangan Pendidikan Politeknik atau Polytechnic Education Development Proyek (PEDP) dengan 33 politeknik negeri serta swasta yang lain di semua Indonesia.

    PEDP-sebagai hasil hubungan kerja Kemenristekdikti, Asian Development Bank, serta Pemerintah yalla shoot Kanada-menerapkan beberapa reformasi di pendidikan politeknik yang diantaranya tingkatkan kwalitas serta relevansi system pendidikannya dengan keperluan lingkungan eksternal, dan tingkatkan akses yang lebih rata pada servicenya.

    Bidang pariwisata, seperti yang disentuh oleh Kartika, adalah satu diantara bidang yang diperkembang PEDP berbarengan dengan bidang manufaktur, infrastruktur, pertanian serta pertambangan.

    Untuk bidang usaha serta pariwisata, ini jadi support perlu mengingat pariwisata Indonesia sediakan 9, 8 juta lapangan pekerjaan serta menyumbang 10 % pada PDB (Product Domestik Bruto) nasional, yang disebut nominal teratas dibanding negara-negara ASEAN yang lain.

    Bahkan juga pada 2019 kelak bidang pariwisata diproyeksikan dapat menyumbang 15 % pada PDB, yang meliputi 280 triliun rupiah devisa negara, 20 juta kunjungan wisatawan mancanegara, 275 juta perjalanan wisatawan nusantara, dan menyerap 13 juta tenaga kerja.

    “Saya percaya mahasiswa politeknik bisa jadi pemimpin industri serta pakar dalam bidang karna kami bukan sekedar belajar teori, tetapi belajar mengerti apa yang dibutuhkan untuk kebutuhan kerja, berpraktik serta mendemonstrasikan pengetahuan praktis, di samping membuat ketrampilan manajemen, ” tegas Kartika.

    Oleh karenanya, pendidikan politeknik juga sering dikatakan sebagai bekal untuk masa depan yang P. A. S. T. I karna melahirkan tenaga yang Profesional, Aplikatif, Siap Kerja, Pas Saat serta Inovatif.


    Notice: Undefined index: bbp_theme_after_reply_content in /var/www/pedp-wordpress/wp-content/plugins/header-footer/plugin.php on line 236
Melihat 1 tulisan (dari total 1)

Anda harus log masuk untuk membalas topik ini.


Notice: Undefined index: bbp_template_after_single_topic in /var/www/pedp-wordpress/wp-content/plugins/header-footer/plugin.php on line 272