HOME Forum Politeknik Indonesia Menristekdikti Kuak Sejarah Awal Masuknya Paham Radikal ke Kampus


Notice: Undefined index: bbp_template_after_before_topic in /var/www/pedp-wordpress/wp-content/plugins/header-footer/plugin.php on line 260

Topik ini mengandung 0 balasan, memiliki 1 suara, dan terakhir diperbarui oleh  firman 6 hari yang lalu.

Melihat 1 tulisan (dari total 1)
  • Penulis
    Tulisan-tulisan
  • #4225

    firman
    Participant

    Notice: Undefined index: bbp_theme_before_reply_content in /var/www/pedp-wordpress/wp-content/plugins/header-footer/plugin.php on line 224

    Menteri Penelitian, Tehnologi, serta Pendidikan Tinggi atau (Menristekdikti), Prof Mohammad Nasir, memaparkan semula masuknya memahami radikalisme serta intoleransi didunia universitas.

    Nasir menyebutkan, semula memahami radikal mulai masuk ke universitas yaitu mulai sejak diberlakukannya, Normalisasi Kehidupan Universitas/Tubuh Koordinasi Kemahasiswaan (NKK/BKK) mulai sejak 1983.

    Mohamad-Nasir-2. jpg

    “Sebenarnya universitas yang terkena radikalisme ini kita saksikan mulai sejak kebijakan menteri dahulu, perihal ada NKK/BKK, th. 1983, ” kata Nasir, selesai ikuti dialog Wakil Ketua DPR RI, Muhaimin Iskandar, berbarengan Pengurus Ta’mir Masjid Agung serta Dewan Masjid Indonesia (DMI), di Masjid Agung, Lamongan, Rabu, (13/6/2018).

    Menurut dia, dengan pemberlakukan NKK/BKK itu, dikatakannya, seluruhnya aktivitas mahasiswa yang masuk didalam universitas tak bisa. Yakni organisasi mahasiswa yang berkenaan dalam grup Cipayung, tak bisa masuk universitas.

    “Akibatnya universitas kosong aktivitas. Serta mulai sejak tersebut mulai ada aktivitas yang dengan cara konsentrasi dikerjakan terus-menerus untuk grup radikalisme masuk dalam universitas. Jadi mulai sejak 1983, ” ucapnya.

    Nasir menilainya, mulai sejak pemberlakukan malam lailatul qadar jatuh pada tanggal NKK/BKK ini, beberapa lulusan perguruan tinggi telah merambah kemana-mana mulai sejak th. 1990. “Ada yang jadi guru SD, SMP, SMA, serta bahkan juga Dosen. Serta itu bergerak selalu hingga th. 2000, 2012, serta hingga saat ini, ”

    Pernyataannya ini diperkuat dengan hasil pemetaan beberapa peneliti pada 2011 serta Tubuh Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) beberapa waktu terakhir. BNPT, keluarkan data 7 universitas yang terkena memahami radikalisme.

    “Memang banyak yang terkena, hingga disebutkan 39 %, apa yang di sampaikan BNPT, ” kata Nasir.

    Sebagai Menristekdikti, Mohammad Nasir juga tengah memperhitungkan untuk memfasilitasi organisasi mahasiswa ekstra universitas untuk kembali pada universitas, atau peluang meniadakan NKK/BKK manfaat meminimalkan tumbuhnya memahami radikal. “Bagaimana memfasilitasi organisasi mahasiswa itu berhubungan dengan universitas, jangan pernah kembali pada saat lantas, ” katanya.


    Notice: Undefined index: bbp_theme_after_reply_content in /var/www/pedp-wordpress/wp-content/plugins/header-footer/plugin.php on line 236
Melihat 1 tulisan (dari total 1)

Anda harus log masuk untuk membalas topik ini.


Notice: Undefined index: bbp_template_after_single_topic in /var/www/pedp-wordpress/wp-content/plugins/header-footer/plugin.php on line 272