HOME Forums PEDP Politeknik Pariwisata Makassar Penyuluhan di Luwu Timur Ini Tujuannya

Tagged: 

This topic contains 0 replies, has 1 voice, and was last updated by  mas amin 1 week ago.

Viewing 1 post (of 1 total)
  • Author
    Posts
  • #3895

    mas amin
    Participant

    Politeknik Pariwisata Negeri Makassar melaksanakan penyuluhan kepariwisataan di Aula Hotel I Lagaligo, Desa Puncak Indah, Kecamatan Malili, Luwu Timur, Sulawesi Selatan (Sulsel), Senin (14/5/2018).

    Peserta adalah pelaku usaha di Luwu Timur. Kegiatan hasil kerjasama Dinas Pariwisata Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (Disparmudora) Luwu Timur.

    Kegiatan ini dibuka Staf Ahli Bidang Hukum dan Pemerintahan, Budiman.

    Budiman mengatakan pariwisata memang merupakan salah satu sektor prioritas Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Luwu Timur.

    Menurutnya, pengembangan pariwisata tidak bisa mengandalkan pemerintah semata namun dibutuhkan dukungan semua pihak termasuk pelaku usaha rumah makan, restoran hingga perhotelan.

    Ada beberapa objek wisata yang menjadi perhatian penting pemerintah daerah untuk dikembangkan.

    “Salah satunya Danau Matano yang memang merupakan objek wisata yang sangat menarik untuk dikembangkan,” tutur Budiman.

    Saat ini kata Budiman, pemkab sudah mengingatkan PT Vale Indonesia untuk mengarahkan dana CSRnya mendukung pengembangan pariwisata Mitoha Golden Gamat di wilayah pemberdayaan.

    Pemkab juga sangat mengapresiasi Politeknik Pariwisata Makassar yang melaksanakan penyuluhan kepada pelaku usaha yang diharap berkesinambungan.

    Saya berharap pelaku usaha memanfaatkan penyuluhan untuk menambah wawasan agar kualitas pelayanan yang diberi bisa lebih baik lagi,” ucap Budiman.

    Wakil Direktur Politeknik Pariwisata Makassar, Muhammad Arifin mengatakan kegiatan penyuluhan merupakan bentuk pengabdian kepada masyarakat yang sasarannya bagi pelaku usaha rumah makan, restoran hingga hotel.

    “Sudah ada sekitar 10 dinas pariwisata yang menjalin kerjasama dengan Politeknik Pariwisata Makassar untuk melakukan obat wasir nutrinext kerjasama pengembangan pariwisata,” kata Arifin dalam sambutan.

    Kedepan kata Arifin, pemerintah pusat sudah menargetkan menerima kunjungan wisatawan mancanegara yang mencapai ribuan orang.

    “Kunjungan ini harus bisa diantisipasi dengan pelayanan prima dari pelaku usaha utamanya rumah makan, restoran hingga hotel,” imbuh Arifin.

    Ia menjelaskan, sektor pariwisata termasuk sektor prioritas di Indonesia.

    Karena itu, beberapa mahasiswa dari Politeknik Pariwisata Makassar dikirim melakukan praktek kerja lapangan di pemerintah daerah khususnya di dinas pariwisata.

    Ia mencontohkan seperti di Wakatobi, mahasiswanya praktek lapangan disana dan diminta untuk diperpanjang oleh pemda setempat.

    “Itu artinya kualitas dari mahasiswa kami sangat bermanfaat bagi pemerintah setempat untuk mengembangkan pariwisata” jelasnya.

Viewing 1 post (of 1 total)

You must be logged in to reply to this topic.