Pekanbaru (12/12) – Politeknik Caltex Riau (PCR) dikunjungi oleh  Duta Besar Kanada untuk Indonesia dan Timor Lester, Mr H.E. Peter MacArthur. Kunjungan ini dilakukan terkait dengan program Polytechnich Educational Development Project (PEDP) dimana PCR merupakan salah satu Politeknik yang masuk dalam program pengembangan. PEDP sendiri merupakan program Kemenristekdikti yang dananya bersumber dari pinjaman Asian Development Bank (ADB) dan hibah Pemerintah Kanada. Dalam kunjungan ini Duta Besar Kanada didampingi oleh Counsellor (Development)/Director for Indonesia and ASEAN Programme, Ms. Sharon Armstrong,  Counsellor and Senior Trade Commissioner, Ms. Nadia Bourely dan Senior Development Officer, Mr. Hari Basuki.

Direktur PCR, Dr. Hendriko, S.T.,M.Eng  dalam kesempatan ini memaparkan tentang kemajuan Politeknik Caltex Riau, termasuk perkembangan dan dampak dari program PEDP. Beliau tak lupa mengucapkan terima kasih atas bantuan yang diterima PCR. Pada tahun 2013-2016 PCR memperoleh bantuan sekitar Rp 14,5 M dan dilanjutkan tahun 2017-2019 dengan komitmen bantuan sebesar Rp 10 M. Dana tersebut digunakan untuk peningkatan mutu pendidikan di program studi Teknik Elektronika dan Teknik Mekatronika. Adapun kegiatan utama dari program PEDP adalah peningkatan kualitas sarana laboratorium dan peningkatan kompetensi staf. Direktur PCR menyampaikan bahwa program PEDP telah memberi dampak yang siknifikan dalam meningkatkan kualitas proses akademik dan sekaligus meningkatkan jumlah mahasiswa. (more…)

BEKASI:
Direktur Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kemristekdikti, Intan Ahmad, Senin (11/12) pagi membuka acara leadership training untuk para pimpinan politeknik penerima program PEDP (Polytechnic Education Development Project) atau Proyek Pengembangan Pendidikan Politeknik Indonesia didampingi oleh Sutarum Wiryono, Senior Manager ADB Perwakilan Indonesia, Sharon Amstrong, Direktur Kerjasama Internasional Kedubes Kanada di Jakarta, beserta narasumber dari Kanada dan Jerman.

Sebanyak 45 pimpinan politeknik hadir dalam pelatihan kepemimpinan yang menghadirkan pembicara dari Seneca College, Kanada dan Osnabruck University of Applied Science, Jerman.

Dalam sambutannya, Dirjen Belmawa mengatakan pentingnya pelatihan kepemimpinan di tingkat politeknik dalam menyiapkan sumber daya manusia (SDM) siap pakai untuk mendukung proses industrialisasi di Indonesia. (more…)

TOT Gender Bagi SPMI Politeknik

Rapat dimulai pada pukul 14.30 WIB yang dipimpin oleh Direktur PEDP yang dalam kesempatan ini diwakili oeh Wakil Manajer PMU-PEDP, Bapak Harianto. Sabutan yang disampaikan antara lain :

  • Pemberi hibah Project selalu mengkaitkan dengan issue gender.
  • Salah satu tugas dalam issue Gender, adalah membuat gender action plan(GAP).
  • Ada 28 butir yang harus dipenuhi dalam GAP.
  • Dalam kegiatan promosi yang akan diadakan oleh PEDP, salah satunya mendukung kesetaraan gender di Pendidikan Politeknik.
  • Rakgkaian kegiatan yang sudah dilaksanakan dalam rangka pengarusutamaan gender antara lain:
    1. Membentuk GFP
    2. Ada dari SPMI
    3. Manajer PIU
    4. Direktur PIU
    5. Dan pihak terkait lainnya
  • Hasill pertemuan terakhir, sudah menghasilkan platform untuk GMS. Disepakati oleh 34 Politeknik peserta proyek PEDP. Meskipun masih ada 6 direktur belum sempat ttd, dikarenakan padatnya agenda yang halrus dilaksanakan serta jadwal penerbangan yang mepet.
  • Platform yang disepakati antara lain :
    1. untuk mempromosikan keadilan & kesetaraabn gender
    2. harus ada landasan hukum terkait kesetaraan gender
    3. merumuskan dokumen 2 GMS di setiap Politeknik
    4. jaringan kerjasama antar poli untuk pengarusutamaan gender
    5. pertukaran data2 terkait issue gender.

(more…)

Rapat dimulai pada pukul 14.00 WIB yang dipimpin oleh Direktur PEDP yang dalam kesempatan ini diwakili oeh Wakil Manajer PMU-PEDP, Bapak Harianto.

Kegiatan ini merupakan kegiatan lanjutan dari workshop sebelumnya yang diselenggarakan pada tanggal 2-3 Oktober 2017, pada kesempatan ini  akan menyusun draft dokumen Strategi Pengarusutamaan Gender (PUG) atau gender mainstreaming strategy yang merupakan bagian dari proyek PEDP yang harus diselesaikan ada akhir tahun 2017.

Pada pertemuan lalu telah dibentuk Gender Focal Point (GFP) Tim yang mewakili setiap Politeknik yang ada. Ada 32 GFP dari 34 Politeknik yang kami harapkan mengirimkan perwakilannya. Dalam jangka pendek, peran GFP  adalah membantu kelancaran proses penyusunan dokumen PUG. Di masa mendatang GFP akan memainkan peran-peran signifikan lainnya terkait dengan pelaksanaan PUG dan promosi keadilan dan kesetaraan gender di setiap Politeknik. (more…)

Workshop ini berlangsung pada 23- 25 Oktober 2017 bertempat di Hotel Grand Inna Kuta, Bali.

Rapat dimulai pada pukul 19.00 WITA dipimpin oleh Manajer PMU PEDP, yang dalam kesempatan ini diwakili oleh Bapak Harianto selaku Wakil Manajer PMU. Sambutan yang disampaikan antara lain :

  • Workshop RPL merupakan lanjutan dari pertemuan dari pertemuan sebelumnya di Ciputra Jakarta, 4-6 Oktober 2017.
  • Juknis RPL sudah ada sejak 2016. Tetapi untuk politeknik di PEDP masih menyisakan pertanyaan-pertanyaan, yang menyebabkan belum berjalan.
  • Kaitannya dengan project PEDP, tentu erat kaitannya dengan target. Sudah sejauh mana yang sudah di RPL-kan. Mohon untuk dijadikan perhatian serius terkait hal ini.
  • Diharapkan dengan dilaksanakannya Workshop ini semua pertanyan yang masih terpendam, segera ditanyakan kepada narasumber, sampai tuntas. Sehingga tidak ada alasan lagi kalau paska Workshop RPL ini, masih ada laporan bahwa RPL belum dapat berlangsung, karena satu dan lain hal.

(more…)

Kementerian Riset, Tehnology dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) telah melaksanakan Proyek Pengembangan Pendidikan Politeknik (Polytechnic Education Development Project/PEDP) sejak 7 Januari 2013. Proyek yang didukung oleh ADB ini merupakan proyek yang meletakkan perpektif keadilan dan kesetaraan gender menjadi bagian tak terpisahkan dalam implementasi dan pencapaian tujuan proyek.

Hal tersebut diatas sesuai utamanya dengan Output 2 proyek yakni Meningkatnya Akses Ke Pendidikan Politeknik yang Lebih Adil. Penentuan output ini sejalan dengan Laporan dan Rekomendasi President ADB yang disampaikan kepada para Direktur Bank-Bank Penyandang Dana bahwa jumlah peserta didik perempuan di program-program studi non-tradirional seperti jurusan  teknik masih rendah. (more…)