Kemenristekdikti-Singapura Kerja Sama Kembangkan Ekonomi Digital

/ / Berita, PEDP, Pelatihan, Politeknik Indonesia, Polytechnic Education Development Project
Kemenristekdikti-Singapura Kerja Sama Kembangkan Ekonomi Digital

Batam – Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (RistekDIKTI), bekerja sama dengan Singapore Polytechnic dan Temasek Foundation International menyelenggarakan program pelatihan training for the trainer (ToT) bagi enam puluh lima (65) dosen politeknik berasal dari enam (6) politeknik.

Bagi RistekDIKTI, program ini merupakan bagian dari Polytechnic Education Development Project (PEDP) yang bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dan kualitas pendidikan politeknik di Indonesia. Ke-enam politeknik yang mengirimpan peserta dalam program ini adalah: Politeknik Negeri Batam, Politeknik Elektronika Negeri Surabaya, Politeknik Negeri Malang, Politeknik Manufaktur Bandung, Politeknik Negeri Bandung dan Politeknik Negeri Bengkalis.

Direktur Politeknik Negeri Batam Priyono Eko Santoso mengatakan, program ini dilaksanakan dalam 3 (tiga) tahap. Dua tahap pertama dilaksanakan di Batam dan tahap terakhir di Singapura. Masing-masing tahap berdurasi antara 3 sampai dengan 1 minggu intensif. 65 peserta akan diseleksi menjadi 30 Master Trainer.

“Tugas utama dari 30 Master Trainer ini nantinya adalah mengembangkan dan mendiseminasikan keahliannya melalui program training serupa setidaknya kepada 90 partisipan training baru di tahun selanjutnya. Dengan demikian, diharapkan akan ada lebih dari 2.700 tenaga terampil bidang IT pada tahun 2019 yang mengisi kebutuhan di industri maupun bergerak sebagai teknopreneur, “ terangnya.

Sharing pengalaman dan keahlian difasilitasi oleh staf pengajar Singapore Polytechnic. Program ini difokuskan pada penguatan kemampuan teknis staf pengajar keenam politeknik tersebut pada bidang pemrograman, framework pengembangan aplikasi baik front-end dan server-end, sampai dengan aspek cybersecurity.

Pembukaan acara program tersebut dilaksanakan pada hari Senin, tanggal 5 Maret 2018 jam 10.30 di Auditorium Politeknik Negeri Batam. Hadir dalam acara ini antara lain tamu dari KemenristekDIKTI, Temasek Foundation International, Singapore Polytechnic, Kemenristekdikti, 65 partisipan program, pimpinan 6 politeknik peserta progtram, para pelaku dan pegiat bisnis digital, Badan Pengusahaan Batam, Pemerintah Kota Batam, Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau, serta para pemangku kepentingan lainnya.

Dalam sambutannya di acara pembukaan program tersebut, Direktur Politeknik Negeri Batam menyampaikan bahwa program ini merupakan satu dari tiga bidang digital ekonomi yang dikembangkan oleh Politeknik Negeri Batam: creative industry, logistics, dan Industry 4.0. Bidang terkait pengembangan perangkat lunak merupakan bagian dari creative industry. Dalam paparannya, dia berargumen bahwa ketiganya terkait erat dan saling mendukung satu dengan lainnya. Sebagai contoh, tanpa logistics yang efisien, implementasi creative industry seperti e-commerce tidak akan bisa kompetitif. Sebaliknya, tanpa produk creative industry, sistem logistik akan sangat tidak efisien.

Sementara itu, Ms. Joanne Ng dari Temasek Foundation International menyampaikan bahwa pelatihan semacam ini sejalan dengan dengan misi yayasan tersebut yang ingin berkontribusi untuk meningkatkan kapasitas dan kualitas hidup di kawasan Asia Tenggara. Mr. Tan Junming dari Singapore Polytechnic mengungkapkan senang dapat berkolaborasi dengan politeknik lain di Indonesia.

Acara ini juga sangat didukung oleh Nongsa Digital Park, yaitu kawasan digital di Batam yang diharapkan sebagai salah satu penggerak utama digital economy di Batam. Nara Dewa, HRD dari Nongsa Digital Park, yang hadir dalam pembukaan tersebut menyampaikan bahwa pihaknya sangat mendukung program ini. Saat ini Nongsa Digital Park sudah siap beroperasi dengan industri-industri di bidang financial technology.

 

 

Sumber: Terdepan, ‘Enam Politeknik Terkemuka Kembangkan Ekonomi Digital di Batam‘, 6 Maret 2018, <https://terdepan.co.id/2018/03/06/enam-politeknik-terkemuka-kembangkan-ekonomi-digital-di-batam/> [diakses 8 Maret 2018]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *