National Polytechnic English Olympics (NPEO) Ke-6 di Poltekpos Indonesia Sukses Digelar

/ / Berita, Prestasi
National Polytechnic English Olympics (NPEO) Ke-6 di Poltekpos Indonesia Sukses Digelar

Bandung – Gelaran National Polytechnic English Olympics (NPEO) keenam telah sukses dilaksanakan. Gelaran bergengsi tingkat nasional ini merupakan agenda rutin tahunan dari seluruh politeknik yang ada di bawah naungan Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Belmawa) Ristek Dikti.

NPEO yang tahun 2018 ini diselenggarakan selama lima hari, mulai 15-20 April 2018 di Politeknik Pos (Poltekpos) Indonesia, Bandung, diikuti oleh 261 delegasi mahasiswa dari 54 politeknik se-Indonesia. Mahasiswa dari sejumlah politeknik dari Aceh hingga Fak-Fak Papua itu hadir dan menjadi peserta untuk berkompetisi unjuk kemampuan Bahasa Inggris.

Dalam kompetisi ini para peserta bersaing dalam empat kategori perlombaan, yaitu debat Bahasa Inggris, news casting, story telling, dan public speaking. Selain para peserta, kegiatan ini juga melibatkan 107 orang adjudicator (juri) dan pendamping, serta 30 orang wakil direktur bidang kemahasiswaan dari berbagai politeknik yang menjadi peserta. Gelaran ini telah melahirkan putra-putri terbaik dari sejumlah politeknik sebagai juara-juaranya.

Pada kategori debat Bahasa Inggris, public speaking, story telling, dan news casting, telah dipilih masing-masing 10 peserta terbaik. Peringkat empat besar debat Bahasa Inggris, di antaranya diraih oleh Malik dan Leila dari Politeknik Negeri Sriwijaya pada peringkat pertama, Alif dan Syukron dari Politeknik Negeri Semarang pada peringkat kedua, Fazrin dan Sarah dari Politeknik Negeri Bandung pada peringkat ketiga, dan Riesky dan Erdayosi dari Politeknik Negeri Batam pada peringkat keempat.

Peringkat tiga besar public speaking competition di antaranya diraih oleh Nurul Noviandani dari Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya sebagai peringkat pertama, Friska Situmorang dari Politeknik Medan sebagai peringkat kedua, dan Ni Made Mahayuni dari Politeknik Negeri Bali sebagai peringkat ketiga.

Lalu, peringkat tiga besar story telling competition di antaranya adalah Rizky Morany Saragih dari Politeknik Medan sebagai peringkat pertama, Ni Putu Dyah Wulandari dari Politeknik Negeri Bali sebagai peringkat kedua, dan Anisa Hamzelina Putri dari Politeknik Negeri Bengkalis sebagai peringat ketiga.

Kemudian, peringkat tiga besar news casting competition di antaranya adalah Viviani Adriel dari Politeknik Media Kreatif sebagai peringkat pertama, Jocelyn Sarah G S dari Politeknik Negeri Jakarta sebagai peringkat kedua, dan I Pande Wayan Rino Pranata dari Politeknik Negeri Bali sebagai peringkat ketiga.

Viviani Adriel (19), peringkat pertama news casting competition, dari Politeknik Negeri Media Kreatif, mengatakan, tak menyangka dengan hasil yang diraih. Dia mengaku sangat bangga dengan pencapaiannya dalam NPEO tahun ini.

“Ini pertama kali saya ikut. Untuk persiapan lomba, saya sampai harus bangun jam lima pagi. Intinya, harus percaya diri,” ujarnya kepada Tribun Jabar, di Kampus Poltekpos Indonesia Bandung, Jalan Sariasih Nomor 54, Kota Bandung, Rabu (18/4/2018).

Viviani pun berharap, NPEO dapat terus dilaksanakan rutin setiap tahunnya.

Penanggung Jawab Kegiatan NPEO, yaitu Wakil Direktur Bidang Kemahasiswaan Alumni dan Kerjasama Poltekpos Indonesia Bandung, Hilman Setiadi MT, mengatakan, melalui kompetisi ini, diharapkan para peserta, khususnya yang menjadi juara, dapat lebih termotivasi meningkatkan kemampuan Bahasa Inggris.

Pasalnya, kemampuan Bahasa Inggris merupakan salah satu modal penting di era persaingan bebas seperti sekarang.

“Para juara semoga menjadi termotivasi lagi untuk selalu meningkatkan kompetensi di bidang komunikasi khususnya Bahasa Inggris. Bahasa Inggris penting. Dengan kegiatan ini maka skill mahasiswa dalam kemampuan komunikasi meningkat. Di era persaingan bebas ini, minimal kita harus menguasai Bahasa Inggris,” ujarnya di Kampus Poltekpos Indonesia, Bandung, Jalan Sariasih Nomor 54, Kota Bandung, Rabu (18/4/2018).

Lebih lanjut, Hilman menjelaskan, juara pertama kategori lomba debat Bahasa Inggris NPEO patut berbangga. Pasalnya, nantinya juara pertama akan diikutkan dalam lomba debat National University English Debating Championship (NUEDC).

“Jika menang dalam NUEDC itu, maka juara pertama akan diikutkan dalam lomba debat Bahasa Inggris tingkat internasional di Cape Town, Afrika Selatan,” katanya

Mahasiswa PENS Raih Juara Harapan 3 dalam NPEO 2018

Mahasiswa PENS Raih Juara Harapan 3 dalam NPEO 2018

Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS), kembali berpartisipasi pada kompetisi tahunan National Polytechnic English Olympics (NPEO) yang diselenggarakan di Politeknik Pos (Poltekpos) ini dengan menurunkan delapan perwakilan terbaiknya. Olivia Putri Rosmala, salah satu perwakilan PENS dalam divisi news casting, berhasil bawa pulang Juara Harapan 3 usai berkompetisi dengan 56 peserta dari seluruh politeknik di Indonesia.

Seperti tahun-tahun sebelumnya, NPEO memperlombakan empat divisi, yakni debate, news casting, storytelling, dan speech. Olivia, yang merupakan mahasiswi tahun ketiga Program Studi D4 Teknik Telekomunikasi ini berhasil buktikan bahwa PENS juga dapat berkiprah di bidang-bidang non-teknik.

“Persiapannya tentu saja latihan, dibimbing Bu Dias Agata sejak bulan Maret sampai April,” ujar Olivia.

Keberhasilan yang diraih bukan tanpa kendala. Dituntut untuk fokus dalam beberapa hal sekaligus, yakni kerja praktik dan persiapan judul tugas akhir, tak melunturkan kegigihan Olivia dalam berkompetisi.

“Jadi waktu intensif latihan itu juga lagi kerja praktik,  jadi satu minggu cuma bisa latihan tatap muka dua kali, dan tiap harinya saya kirim rekaman hasil latihan ke Bu Dias,” tambahnya.

Sebelum memasuki babak final, para peserta divisi news casting harus menjalani dua hari babak penyisihan yang terdiri dari radio broadcast dan TV newscast. Pertama kali berkompetisi di NPEO, Olivia mengaku tak menyangka dapat lolos ke babak final serta membawa pulang gelar juara.

“Kaget banget dapat juara karena kompetitornya rata-rata sudah berpengalaman, sedangkan saya merasa newbie disana,” tukasnya.

Prestasi yang telah diraih ini diharapkan  dapat memotivasi para mahasiswa agar dapat menekuni bidang apapun yang diminatinya. Olivia juga berharap agar prestasi ini dapat menjadi gerbang bagi mahasiswa PENS untuk dapat terus berkompetisi di NPEO. Diharapkan pula PENS dapat mempertahankan serta meningkatkan prestasinya diajang bergengsi ini.

 

Sumber:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *