×

Languange

FORGOT YOUR DETAILS?

CREATE ACCOUNT

Sekilas tentang Politeknik Negeri Malang

Politeknik Negeri Malang (POLINEMA) adalah salah satu institusi pendidikan vokasi di Indonesia yang berada di Malang, Jawa Timur. POLINEMA secara berkelanjutan berusaha memenuhi kebutuhan stakeholders dengan menawarkan program studi dalam bidang rekayasa maupun jasa dengan program Diploma III dan Diploma IV. Saat ini POLINEMA menyelenggarakan pendidikan secara reguler yang meliputi :

gambar1

Dalam rangka mempersiapkan lulusan dengan keterampilan dan kompetensi yang dibutuhkan industri, maka sistem pendidikan di POLINEMA diberlakukan Kurikulum Berbasis Kompetensi mengacu pada Standar Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (SKKNI) dengan 40% teori dan 60% praktek yang ditunjang dengan sarana prasana memadai, perkuliahan dengan kelas kecil (maksimum 30 mahasiswa per kelas) dan pembelajaran dengan konsep learning by doing. Selain mendapatkan hard skills berupa kemampuan akademik, mahasiswa juga mendapatkan pendidikan karakter yang penting sebagai bekal memasuki dunia kerja sesuai dengan Visi POLINEMA yaitu:

“Menjadi Lembaga Pendidikan Tinggi Vokasi yang Unggul dalam Persaingan Global”

Kegiatan PEDP di Politeknik Negeri Malang

Partisipasi Jurusan Teknik Elektronika Jenjang D-IV dan Teknik Kimia Jenjang D-III dalam Program  Hibah Kompetisi Pengembangan Mutu Pendidikan Politeknik (PHK-PMPP)  skema B1, dengan dukungan dana ADB Loan INO 2928, sebesar Rp 13.521.585.130,- pada kurun waktu tahun 2013 - 2016 merupakan salah satu bentuk realisasi dari komitmen POLINEMA untuk meningkatkan mutu dan relevansi dalam layanan pendidikan. Melalui program B1 ini, pada tahun 2016 telah disetujui berdirinya Magister Terapan Bidang Teknik Elektronika dan Otomasi. Mengacu pada tujuan untuk meningkatkan daya saing lulusan maka POLINEMA berupaya meningkatkan kualitas pendidikan melalui pengembangan teaching factory.

Pelaksanaan Program

  • Pengembangan Teaching Factory

Partisipasi Jurusan Teknik Elektronika Jenjang D-IV dan Teknik Kimia Jenjang D-III dalam Program  Hibah Kompetisi Pengembangan Mutu Pendidikan Politeknik (PHK-PMPP)  skema B1, dengan dukungan dana ADB Loan INO 2928, sebesar Rp 13.521.585.130,- pada kurun waktu tahun 2013 - 2016 merupakan salah satu bentuk realisasi dari komitmen POLINEMA untuk meningkatkan mutu dan relevansi dalam layanan pendidikan. Melalui program B1 ini, pada tahun 2016 telah disetujui berdirinya Magister Terapan Bidang Teknik Elektronika dan Otomasi. Mengacu pada tujuan untuk meningkatkan daya saing lulusan maka POLINEMA berupaya meningkatkan kualitas pendidikan melalui pengembangan teaching factory.

Teaching factory  merupakan metode pembelajaran berbasis industri yang dikemas dalam bentuk lingkungan pabrik atau lingkungan usaha di dalam kampus. Sistem pembelajaran ini dimaksudkan untuk mempertajam keterampilan (skills) mahasiswa melalui pemberian berbagai pengalaman nyata dalam hal desain produksi, desain manufaktur, pemeliharaan, pemasaran, keuangan, akuntansi, sistem informasi manajemen, dan kewirausahaan berbasis teknologi. Penerapan otomasi pada pengolahan makanan dan minuman pada teaching factory sejalan dengan kebutuhan dunia industri yang telah menerapkan otomasi pada keseluruhan proses. Pengembangan teaching factory di POLINEMA, meliputi tiga produk utama yang dihasilkan yaitu Keripik Buah, Minuman Sari Buah, dan Air Minum Dalam Kemasan.  Selain sebagai upaya peningkatan kualitas pembelajaran, teaching factory juga mampu menciptakan nilai tambah terhadap hasil pertanian di Jawa Timur sejalan dengan program MP3EI.

IMG_6790

  • Tempat Uji Kompetensi (TUK)

Pengembangan teaching factory di Program Studi Diploma III Teknik Kimia merupakan sumber pelajaran yang melibatkan perancangan produk, perancangan pabrik, permbelajaran operasi teknik kimia, kesehatan dan keselamatan kerja, dan lain – lain. Melalui program PHK-PMPP dan bersinergi dengan Program Studi Diploma IV Teknik Elektronika, maka pengembangan perangkat instrumentasi, aplikasi dan sistem kontrol, perancangan sistem otomasi dan sebagainya dapat dilakukan.

Dengan kurikulum yang mengacu pada SKKNI maka mahasiswa yang telah memiliki kompetensi dapat diuji di Tempat Uji Kompetensi (TUK). Didirikannya TUK merupakan sebuah bentuk pengakuan terhadap kompetensi yang dimiliki oleh mahasiswa.

IMG_7159

TOP
Skip to toolbar