×

Languange

FORGOT YOUR DETAILS?

CREATE ACCOUNT

Sekilas tentang Politeknik Negeri Padang

Politeknik  Negeri Padang (PNP) didirikan pada tahun 1987, dimana keberadaan Politeknik merupakan salah satu dari 17 (tujuh belas) Politeknik pertama di Indonesia, yang bertujuan menjawab tantangan  perkembangan dunia kerja dan industri yang menuntut kompetensi dari tenaga-tenaga kerja terampil, profesional dan mandiri yang lebih mengutamakan attitude, knowledge dan skill serta kompeten dibidangnya.

Dalam rangka memenuhi tuntutan dunia kerja maka PNP terus membuka program studi baru, sehingga saat ini telah mempunyai 19 Program Studi yang terdiri dari bidang rekayasa dan tata niaga (12 Program Studi D.III dan 7 Program Studi D.IV). PNP hadir di tengah-tengah masyarakat dengan menerapkan sistem pendidikan yang konsisten pada jalur pendidikan vokasional dengan menerapkan sistem pembelajaran yang aplikatif serta secara terus menerus menyesuaikan diri dengan perkembangan dunia kerja dan industri yang ada untuk menghasilkan tenaga kerja yang berkompeten sesuai dengan permintaan pasar dan mampu bersaing pada era persaingan global.

PNP juga dipercaya untuk menyelenggarakan pendidikan Program D.IV dan DIII Kerjasama dengan Departemen Kimpraswil, Program D IV Akuntansi Pemerintahan dan Teknik informatika, Program D III Teknik Komputer Jaringan dan Web Kerjasama dengan Biro Perencanaan dan Kerjasama Luar Negeri Depdiknas, Program D.IV Teknik Listrik dan Akuntansi Kerjasama dengan Dikmenjur, Program D.III Kerjasama dengan PT. Trakindo, Tbk., dan dengan PT. PLN (Persero).

Visi dan Misi

Visi          :

Menjadi perguruan tinggi vokasi yang unggul di Indonesia dalam penerapan IPTEK,                     berwawasan internasional, berkarakter kewirausahaan dan bermartabat

Misi     :

  1. Mencerdaskan kehidupan bangsa melalui pendidikan vokasional.
  2. Membentuk peserta didik menjadi lulusan yang terampil, mandiri, berdaya saing, berbudaya, bermartabat dan berwawasan internasional.
  3. Mengembangkan dan meyebarluaskan ilmu pengetahuan dan teknologi, sebagai wujud tanggungjawab sosial dalam rangka meningkatkan taraf hidup masyarakat.
  4. Meningkatkan efisiensi dan efektifitas sistem tata kelola dan organisasi dengan menerapkan prinsip transparansi dan akuntabilitas.
  5. Mengembangkan budaya wirausaha melalui peningkatan produktifitas sumber daya.

Motto :

Berakhlak Mulia, Berfikir Akademis, Bertindak Profesional

Tujuan :

  1. Menghasilkan lulusan yang cerdas, kompetitif, bermartabat dan berjiwa wirausaha
  2. Mengembangkan IPTEK yang ramah lingkungan untuk mendukung pembangunan nasional sebagai wujud tanggungjawab sosial dalam memperbaiki kesejahteraan
  3. Menyiapkan PNP menjadi lembaga pendidikan tinggi vokasional yang bermutu dan siap bersaing di tingkat nasional dan internasional.

Menjadikan PNP sebagai salah satu sumberdaya dan pilar kekuatan sosial ekonomi masyarakat Sumatera Barat.

Kegiatan PEDP di Politeknik Negeri Padang

Program Hibah PEDP bertujuan untuk Pengembangan Mutu dan Relevansi, Perluasan akses dan Kesetaraan, Peningkatan keterlibatan Sektor Swasta, dan Peningkatan Efektifitas dan Akuntabilitas manajemen Politeknik Negeri Padang. Politeknik Negeri Padang mengusulkan Program Pusat Unggulan Teknologi Tambang Batubara dengan melibatkan 4 Program Studi Terkait dengan Tambang bawah Tanah. Program Studi pendukung program ini adalah: Program Studi Teknik Mesin, Program Studi Teknik Alat Berat, Program Studi Teknik Sipil dan Program Studi Teknik Listrik. Diharapkan Program Hibah ini dapat menjadikan Politeknik Negeri padang sebagai referensi untuk Pusat Unggulan Teknologi Tambang Batubara di Wilayah Sumatera khususnya dan Indonesia umumnya.

Program PEDP untuk PNP selama 4,5 tahun dengan nilai total hibah adalah Rp. 24,381,040,414 .- yang terdiri dari:

  1. Pengadaan peralatan dan material serta furniture sebesar Rp. 18,819,136,567 untuk jangka waktu 4 tahun
  2. Pengembangan program sebesar Rp.1,250,000,000 untuk jangka waktu 4,5 tahun
  3. Pengembangan program dan materi pengajaran sebesar Rp. 1,608,038,462 untuk jangka waktu 4 tahun
  4. Studi dan workshop sebesar Rp.814,020,000 untuk jangka waktu 4 tahun
  5. Program manajemen sebesar Rp. 1,889,845,385 untuk jangka waktu 4,5 tahun.

Pelaksanaan Program

1. Program/Kegiatan : Studi Tempat Uji Kompetensi (TUK)

Deskripsi Kegiatan :

Latar Belakang : Pasal  61  Ayat  3  Undang-undang  No.  20  Tahun  2003  tentang  Sistem  Pendidikan Nasional, pasal 44 Undang-undang No. 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi dan pasal 89 Peraturan Pemerintah No. 32 tahun 2013 tentang Perubahan atas Peraturan Pemerintah No. 9 tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan mengamanatkan bahwa pencapaian kompetensi akhir peserta didik dinyatakan dalam dokumen ijazah dan/atau  Sertifikat  Kompetensi.  Sertifikat  Kompetensi  ini  diberikan kepada  peserta didik  yang  dinyatakan  memenuhi  syarat  dalam  suatu  proses  uji  kompetensi  oleh lembaga  Sertifikasi  Profesi  (LSP)  yang  terakreditasi  dan  mempunyai  Tempat  Uji Kompetensi (TUK).

Uji kompetensi merupakan kegiatan yang terintegrasi dalam pelaksanaan Tri Darma Perguruan Tinggi, maka seyogyanya uji kompetensi juga dilaksanakan oleh penyelenggara pendidikan tinggi seperti PNP, untuk dapat melaksanakan sertifikasi kompetensi kerja bagi lulusannya atas nama BNSP.

Sebagaimana  diketahui  bahwa Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) yang dibentuk dengan Peraturan Pemerintah No. 23 Tahun 2004 merupakan otoritas sertifikasi di Indonesia yang dapat memberikan lisensi melalui suatu proses akreditasi kepada TUK – LSP dan BNSP. Politeknik  Negeri  Padang  (PNP)  sebagai  Perguruan  Tinggi  Pendidikan  Vokasi  di sumatera  Barat,  saat  ini  sedang  dalam  proses  pengajuan  LSP-P1.  Agar  sertifikat Kompetensi yang dikeluarkan oleh LSP-P1 PNP dan diuji pada TUK mempunyai legalitas formal, maka terlebih dahulu TUK PNP yang akan dibentuk harus mendapat lisensi dari BNSP, yakni suatu bentuk pengakuan dan pemberian izin dari BNSP kepada TUK PNP.

Tujuan : untuk mendapatkan Informasi, manfaat dan kelayakan program TUK yang akan di implementasikan menjadi salah satu TUK di PNP dalam hal ini adalah TUK Survey dan pemetaan pada program studi teknik Sipil. Dimana TUK PNP ini merupakan lembaga pendukung (supporting) PNP guna mewujudkan lulusan PNP yang dapat dengan cepat diserap oleh dunia kerja karena mendapatkan pengakuan tertulis atas kompetensi kerja dibidang survey pemetaan yang dikuasainya dan membantu memastikan pelaksanaan uji kompetensi/asesmen dilakukan ditempat kerja agar pencapaian kompetensi benar-benar kontekstual dengan lingkungan, sarana prasana tempat kerja.

Manfaat : Tersedianya Tempat uji kompetensi Survey dan Pemetaan  di PNP sehingga lulusan dapat di uji kompetensinya tanpa harus mencari keluar dan memperoleh sertifikat kompetensi sebagai pendamping ijazah yang akan mempermudah lulusan dalam memperoleh kesempatan kerja yang sesuai bidang dan kompetensinya.

studi-banding-2   studi-banding

2. Program/Kegiatan : Studi Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP)

Deskripsi Kegiatan :

Latar Belakang :

Politeknik Negeri Padang (PNP) sebagai salah satu Perguruan Tinggi Pendidikan Vokasi di sumatera Barat, sudah selayaknya memiliki Lembaga Sertifikasi Profesi(LSP-P1) sendiri, dengan sasaran sertifikasinya adalah peserta didiknya dan sumber daya manusia jejaring kerjanya. Sertifikat Kompetensi yang dikeluarkan oleh LSP-P1 PNP ini nantinya merupakan bukti tertulis atas kompetensi kerja yang dikuasai lulusan  sesuai bidangnya. Hal ini guna mewujudkan lulusan PNP yang dapat dengan cepat diserap oleh dunia kerja. Dalam rangka upaya PNP mendapatkan lisensi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP), maka disusunlah kegiatan berupa “Studi Pembentukan Lembaga Sertifikasi Pihak kesatu (LSP-P1) PNP”.

Tujuan :

  1. Mengumpulkan dokumen-dokumen yang dibutuhkan dalam pembuatan                                                 borang pengajuan pendirian LSP-P1 PNP.
  2. Mendapatkan informasi manfaat dan kelayakan dari  program Pembentukan LSP-P1 yang akan diimplementasikan di PNP menjadi LSP-P1 PNP. Ruang lingkup Lisensi tahap pertama adalah Teknik Listrik dan Teknik Sipil.
  3.    Mendapatkan dukungan dari lembaga asosiasi profesi dan industri sebagai pengguna lulusan.
  4. Menghasilkan dokumen pengajuan LSP-P1 PNP
  5. Mendapatkan legalitas pendirian LSP-P1 PNP dari BNSP

Manfaat  :

Manfaat kegiatan ini adalahnya berdirinya LSP-P1 PNP yang mendapat lisensi dari BNSP, sehingga TUK-TUK yang ada di PNP dapat melakukan uji kompetensi dibawah LSP PNP.

seminar-2    seminar3. Pengadaan Peralatan Survey dan Pemetaan

survey-1    survey-2

4. Pengadaan Peralatan Alat Berat Tambang

alat-berat-1     alat-berat-2

5. Pengadaan Peralatan Instrumentasi dan Kontrol

kontrol-1    kontrol-2

TOP
Skip to toolbar