×

Languange

FORGOT YOUR DETAILS?

CREATE ACCOUNT

Sekilas tentang Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya

Cikal bakal berdirinya Politeknik Perkapalan adalah adanya Program Non Gelar PAT (Pendidikan Ahli Teknik) ITS Jurusan Teknik Perkapalan tahun 1979 yang berkampus di Jalan Basuki Rachmad Surabaya. Perubahan struktur organisasi yang berlaku bagi Universitas/ Institut sesuai dengan Peraturan Pemerintah No. 5 tahun 1980, Peraturan Pemerintah No.27 tahun 1981 dan Keputusan Presiden No.58 tahun 1982 mengakibatkan Program- program Non Gelar tadi pada tahun 1982 dikelompokkan menjadi Fakultas Non Gelar Teknologi, yang didalamnya memiliki Jurusan Teknik Perkapalan.

Perjalanan PPNS

Daftar Jurusan dan Program Studi PPNS


Visi dan Misi

Visi PPNS

“Menjadi politeknik unggul bereputasi global”.

Misi PPNS

  1. Melaksanakan program pendidikan vokasi dan penelitian terapan di bidang teknologikemaritiman, teknologi penunjang kemaritiman, serta teknik keselamatan & kesehatan kerja (professionalism-sustainability);
  2. Berperan dalam kegiatan kemasyarakatan secara aktif dan produktif, untuk mengembangkan teknologikemaritiman, teknologi penunjang kemaritiman, serta teknik keselamatan dan kesehatan kerja (good governance-professionalism);
  3. Membangun masyarakat akademis berkualitasyang mampu berkompetisi secara global (sustainability-professionalism);
  4. Membentuk jejaring kerja dengan sektor industri kemaritimanserta berbagai institusi terkait untuk merealisasikan sistem pendidikan yang komprehensif (good governance-sustainability).
  5. Mengintegrasikan pengembangan kepribadian dalam proses pembelajaran dan atau kegiatan ekstra kurikuler untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan pada Tuhan Yang Maha Esa serta kemuliaan akhlak (moral value).

Kegiatan PEDP di Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya

PPNS mendapatkan hibah pada skema B3, untuk 3 program unggulan; Mutu & Relevansi (RPL, Kurikulum KKNI dan LSP P1), MST, dan PUT. Pada tahun terakhir implementasi ini, PPNS telah menyelesaikan hampir keseluruhan kegiatan yang direncanakan. Capaian cukup baik adalah perolehan pengakuan LSP P1 dari BNSP, tersusunnya kurikulum KKNI, proposal RPL, proposal MST, dan terbentuknya PUT bidang Kapal kecil (Small Craft Center of Technology).

Kegiatan pengadaan berjalan cukup baik, dengan hasil pengadaan beberapa alat pendukung untuk laboratorium riset terapan dan pendukung manufaktur kapal aluminium. Selama 3 tahun periode pelaksanaan proyek PEDP (2014-2016), PPNS telah menyelesaikan 32 Program development, 6 Studi, dan 8 Workshop (2014-2015),  dan direncanakan pada 2016 ada 9 Program development, 1 Studi, dan 1 Workshop.

Selain kegiatan-kegiatan tersebut, dari dana PEDP dihasilkan juga hibah Teaching Learning Material Development (17 judul), dan Pelatihan dalam dan luar negeri. Keseluruhan kegiatan PEDP diharapkan dapat mendukung rencana PPNS untuk mengembangkan kompetensi bidang kapal aluminium, selain keahlian bidang kapal kayu dan kapal FRP yang telah dimiliki. Terima kasih kami sampaikan kepada ADB yang telah memberikan dukungan dana melalui ADB Loan 2928-INO.

Pelaksanaan Program

Pada program PEDP ini, PPNS mendukung pencapaian MP3EI Bidang perkapalan pada koridor wilayah Jawa, dengan program studi penerima hibah D4-Teknik Pengelasan dan D3-Teknik Perancangan dan Konstruksi Kapal. Sekilas program yang dikelola PPNS adalah sebagai berikut :

PPNS-image1PPNS mendapatkan hibah pada skema B3, untuk 3 program unggulan; Mutu & Relevansi (RPL, Kurikulum KKNI dan LSP P1), MST, dan PUT. Pada tahun terakhir implementasi ini, PPNS telah menyelesaikan hampir keseluruhan kegiatan yang direncanakan. Capaian cukup baik adalah perolehan pengakuan LSP P1 dari BNSP, tersusunnya kurikulum KKNI, proposal RPL, proposal MST, dan terbentuknya PUT bidang Kapal kecil (Small Craft Center of Technology).

Sejalan dengan visi Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya, maka Pusat Unggulan Teknologi (PUT) Kapal Kecil PPNS memiliki visi:

“Menjadi Pusat Unggulan Teknologi Pembangunan Kapal Kecil di Indonesia”

Untuk mewujudkan visi tersebut, PUT PPNS menetapkan misi:

  1. Menjadi pusat desain di bidang perkapalan.
  2. Menjadi pusat pengembangan teknologi pembangunan di bidang perkapalan.
  3. Menjadi pusat pengembangan material pembangunan kapal.
  4. Menjadi pusat pengembangan instrumentasi perkapalan.
  5. Berperan sebagai penyebar informasi kepada masyarakat terkait teknologi perkapalan kapal kecil.
  6. Membentuk  jejaring kerja dengan sektor industri perkapalan, pemerintah, serta konsumen pengguna kapal.

Program kerja selama 5 tahun telah disusun untuk mewujudkan visi-misi tersebut. Kegiatan PUT terdokumentasikan sebagai berikut :

ppns-image2

ppns-image3Kegiatan pengadaan berjalan cukup baik, dengan hasil pengadaan beberapa alat pendukung untuk laboratorium riset terapan dan pendukung manufaktur kapal aluminium. Selama 3 tahun periode pelaksanaan proyek PEDP (2014-2016), PPNS telah menyelesaikan 32 Program development, 6 Studi, dan 8 Workshop (2014-2015),  dan direncanakan pada 2016 ada 9 Program development, 1 Studi, dan 1 Workshop.

Selain kegiatan-kegiatan tersebut, dari dana PEDP dihasilkan juga hibah Teaching Learning Material Development (17 judul), dan Pelatihan dalam dan luar negeri. Keseluruhan kegiatan PEDP diharapkan dapat mendukung rencana PPNS untuk mengembangkan kompetensi bidang kapal aluminium, selain keahlian bidang kapal kayu dan kapal FRP yang telah dimiliki. Terima kasih kami sampaikan kepada ADB yang telah memberikan dukungan dana melalui ADB Loan 2928-INO.

Pasca hibah, PPNS akan terus mengembangkan diri terutama bidang Robotic Welding dan Underwater Technology sebagai antisipasi penyiapan SDM Blok Marsela, dan kekinian teknologi manufaktur perkapalan.

TOP
Skip to toolbar