PROGRAM SERTIFIKASI

Dalam rangka menghadapi ASEAN Economy Community pada tahun 2015, siap atau tidak perubahan tuntutan dunia usaha dan industri dikawasan ASEAN akan terjadi. Aliran deras perpindahan SDM dari satu tempat ketempat lainnya akan terjadi berdasarkan hukum supply dan demand.Ribuan bahkan jutaan pekerja akan berbondong-bondong mengadu nasib di berbagai negara yang membutuhkan kehadiran mereka. Dan saat ini hal tersebut sudah terjadi dan dampaknya dapat dirasakan. Kondisi ini akan menuju pada terbentuknya sebuah “labour market” atau pasar kerja yang penuh dengan persaingan ketat. Indonesia tidak hanya ingin menjadi pasar bagi pekerja asing yang akan membanjiri dunia ketenagakerjaan dalam negeri, sedangkan angkatan tenga kerja Indonesia masih banyak yang menganggur. Untuk mencegah banjirnya tenaga kerja terampil dari luar negeri yang akan masuk ke Indonesia maka menjadi keharusan bahwa kemampuan bersaing SDM tenaga kerja Indonesia harus ditingkatkan baik secara formal maupun informal serta diberikan jaminan atas kompetensinya.

Sertifikasi

Oleh karena itu maka salah satu program PEDP dalam upaya Peningkatan Mutu dan Relevansi pendidikan politeknik adalah dengan peningkatan jumlah lulusan yang tersertifikasi di bidang yang terkait dengan unggulan teknologi yang dibangun. Melalui program ini diharapkan akan tumbuh Tempat Uji Kompetensi (TUK) dan atau Lembaga Sertifikasi Profesi di setiap Politeknik. Selain itu, sertifikasi juga dapat dilakukan dengan membangun kerjasama industri maupun melalui kerjasama dengan asosiasi profesi. Indikator utama yang terkait dengan relevansi antara output dan kualitas pendidikan adalah perolehan sertifikat keahlian dan masa tunggu yang singkat bagi lulusan untuk memperoleh pekerjaan pertamanya di bidang usaha terkait.