Beras Organik Petani Binaan Polinela Rambah Pasar Modern

/ / Berita
Beras Organik Petani Binaan Polinela Rambah Pasar Modern

Politeknik Negeri Lampung (Polinela) terus berupaya melahirkan inovasi pada sektor pertanian demi meningkatkan perekonomian petani di Lampung.

Polinela melakukan pembinaan ke petani dalam menghasilkan produk berupa beras organik yang dalam proses penanaman tanpa menggunakan bahan kimia, sehingga harga jual mampu lebih tinggi dibandingkan beras nonorganik.

Beras yang dinamakan Mitra Organik itu, selain telah dipasarkan di pasar-pasar tradisional di daerah asalnya seperti Lampung Selatan, kini telah merambah ke pasar meodern yang ada disejumlah tempat di Bandar Lampung.

Pembina Petani yang juga Dosen Jurusan Ekonomi dan Bisnis Polinela, Sri Handayani, Senin (15/10/2018) mengatakan beras organik berasal dari petani yang dibina pihaknya bersama Universitas Lampung merupakan beras berkualitas baik.

Sri mengatakan, beras organik yang dihasilkan petani dimana dalam proses penanaman tanpa menggunakan bahan kimia tersebut, sangat bernilai tinggi dan lebih baik dibandingkan beras nonorganik.

Beras organik selain enak saat dikonsumsi, menurut dia kandungan beras tersebut juga mengandung kadar protein dan karbohidrat total yang tinggi, serta memiliki kadar lemak rendah.

“Beras ini setelah menjadi nasi sangat enak sekali saat dimakan. Setelah memakan beras, tubuh kita lebih terasa berenergi sehingga membuat aktivitas kita semakin bersemangat,” ujar Sri.

Ia mengatakan, beras organik yang telah dipasarkan di sejumlah pasar modern di Bandar Lampung dengan memiliki dua jenis kemasan, yakni kemasan berisi 1 kg dijual dengan harga Rp22 ribu dan kemasan 5 kg dijual Rp95 ribu, itu kini menjadi pilihan masyarakat Lampung.

“Harga beras organik tentu berbeda dengan beras non organik. Saya kira jangan dipersoalkan mengenai harganya, namun yang diutamakan masyarakat adalah manfaatnya. Karena dalam proses penanamannya pun berbeda,” ujar dia.

Dengan telah telah dipasarkan beras ke masyarakat luas khususnya di perkotaan, menurut Sri pendapatan petani beras organik meningkat drastis dibandingkan sebelum beras dipasarkan ke pasar modern.

“Dulu sebelum kami bina, petani beras menjualnya dengan harga hampir sama dengan beras non organik. Setelah petani berikan pelatihan bagaimana mengelola, mengemas, dan memasarkan, Alhadulillah pendapatan petani saat ini meningkat tajam,” ujar Sri.

 

Sumber: Lampost, ‘Beras Organik Petani Binaan Polinela Rambah Pasar Modern‘, 15 Oktober 2018, <http://www.lampost.co/berita-beras-organik-petani-binaan-polinela-rambah-pasar-modern.html> [diakses 26 Oktober 2018]