Dosen Polman Babel Raih Best Paper Terbaik di Seminar ICIRPE

/ / Berita
Dosen Polman Babel Raih Best Paper Terbaik di Seminar ICIRPE

Dosen Politeknik Manufaktur (Polman) Negeri Bangka Belitung, Fajar Aswin berhasil menjadi pemenang pertama best paper atau artikel terbaik pada Seminar International Conference on Industrial Revolution for Polytechnic Education (ICIRPE) yang berlangsung pada tanggal 3 hingga 4 Desember 2018 di Politeknik Negeri Malang.

Seminar internasional bergengsi tersebut diselenggarakan oleh Dirjen Pembelajaran Kemenristekdikti melalui Polytechnic Education Devolepment Project (PEDP).

Fajar Aswin berhasil mengalahkan sekitar 500-an artikel yang masuk untuk diseleksi oleh publisher, Elsivier dan hanya 100 artikel yang diterima untuk dipublish dan dipresentasikan.

Diakui Fajar Aswin ada tiga kegiatan besar yang dilaksanakan dalam seminar internasional tersebut dengan tema international polytechnic conference, seminar and exhibition 2018.

“Dari Polman Babel mengirimkan dua perwakilan untuk mengikuti seminar dengan mengirimkan paper/artikel hasil penelitian bersama mahasiswa tingkat tiga yang kemudian dipresentasikan di depan seluruh peserta kegiatan dan perwakilan darii SENECA Kanada sebagai salah satu penyandang dana PEDP selain ADB (Asian Development Bank),” jelas Fajar Aswin saat dikonfirmasi bangkapos.com, Jumat (7/12/2018).

Pada kesempatan itu dua perwakilan dari Polman Babel, Fajar Aswin dan Dedy Ramdhany yang mengirimkan artikel dan presentasi.

Seminar internasional tersebut diikuti peserta terdiri para dosen dari 35 politeknik yang mendapatkan hibah PEDP dan dosen dari universitas sekitar Jawa Timur

Ia bersyukur diakhir penutupan kegiatan diumumkan sebagai pemenang terbaik pertama, program kreativitas mahasiswa terbaik dan artikel/paper terbaik dengan artikelnya yang berjudul Pepper Berries Separator Machine Design Using VDI 2222 Method.

Sedangkan paper terbaik kedua didapat oleh dosen dari Politeknik Elektronika Negeri (PENS) Surabaya dengan topik Autonomus Vehicle dan paper terbaik ketiga diraih dosen dari Universitas Negeri Malang dengan topik IOT.

“Yang menjadi poinnya adalah saya membawa topik pemberdayaan hasil lokal, yaitu membuat mesin untuk merontokan buah lada dari tangkainya. Padahal topik peserta yang lain membawa teknologi-teknologi terkini dan canggih,” ungkap Fajar Aswin.

Untuk mengikuti kompetisi di seminar internasional tersebut dia sudah mempersiapkan dengan membuat summary dari proyek akhir mahasiswa bimbingannya untuk disubmit ke panitia dan membuat slide presentasi untuk dipresentasikan di depan forum.

Kegiatan selanjutnya adalah merevisi artikel sesuai hasil review dari Elsivier untuk dipublikasikan secara internasional yang terindeks scopus.

Fajar Aswin berharap dengan keberhasilan ini bisa memotivasi para akademisi di perguruan tinggi seluruh Bangka Belitung dan Polman Bangka Belitung khususnya untuk bisa berkiprah ditingkat nasional dan internasional.

“Jangan minder dengan hasil-hasil penelitian dan karya mahasiswa yang membawa kearifan lokal,” tegas Fajar Aswin.

Diakuinya, sebagai ketua jurusan teknik mesin, dia termotivasi untuk memberikan contoh nyata kepada para dosen dan mahasiswa dibawah jurusannya agar mau aktif menulis paper.

Dia saja harus mengelola jurusan yang memiliki tiga prodi dan lima laboratorium masih sempat untuk menulis paper dan mengikuti konferen, apalagi dosen-dosen yang lain.

“Saya yakin bahwa kualitas dosen dan mahasiswa Bangka Belitung bisa bersaing dengan provinsi di Jawa dan internasional,

walaupun saya dan Pak Dedy Ramdhani lulusan luar negeri, teman-teman dosen yang lulusan dalam negeri juga mempunyai kualitas yang sama dan bahkan lebih,” kata Fajar Aswin yang meraih gelar pasca sarjananya di Southern Taiwan University of Science and Technology.

 

Sumber: Bangka Pos, ‘Dosen Polman Babel Raih Best Paper Terbaik di Seminar ICIRPE‘, 7 Desember 2018, <http://bangka.tribunnews.com/2018/12/07/dosen-polman-babel-fajar-aswin-berhasil-raih-best-paper-terbaik-di-seminar-icirpe?page=all> [diakses 11 Januari 2019]