Gagal ke Event Internasional, Tim Robot Kayubi Poliban Tetap Bangga

/ / Berita
Gagal ke Event Internasional, Tim Robot Kayubi Poliban Tetap Bangga

Banjarmasin – Meski gagal lolos ke ajang Federation of International RoboSport Association (FIRA) RoboWorld Cup 2018 di Taiwan 6-11 Agustus dan International Association Broadcast Union (ABU) Robocon 2018 di Vietnam, 23-27 Agustus 2018 di Kota Ninh Binh, Vietnam, Tim robot Kayubi Politeknik Negeri Banjarmasin tetap membanggakan Kalsel karena telah berjuang keras di tingkat nasional.

“Untuk tingkat internasional di vietnam dan Indonesia diwakili ITS karena mereka yang berhasil menjuarai di tingkat Nasional. Alhamdulilah, setidaknya tahun ini bisa ikut berkompetisi di nasional, Karena tahun lalu cuma sampai di regional sudah kalah,” ucap Anugerah Santoso.

Mekanik sekaligus operator robot manual pada Tim Kayuh Baimbai (Kayubi) Politeknik Negeri Banjarmasin ini mengatakan ajang nasional yang diikuti belum lama ini digelar di Universitas Muhamadiyah Yogyakarta.

“Poliban kalah di fase grup saat melawan ITB serta Politeknik Negeri Jakarta dan robot yang dikonteskan adalah robot ABU Indonesia yang biasanya kalo di internasional ABU ROBOCON,” ucap Mahasiswa Jurusan Teknik Elektro, Prodi Teknik Listrik ini.

Sekadar untuk diketahui, Kontes robot nasional diikuti 91 tim dari 48 perguruan tinggi terbaik se-Indonesia yang telah lolos dalam KRI tingkat regional 2018.  Salah yang ikut bertarung di tingkat nasional, Tim Kayuh Baimbai (Kayubi) Politeknik Negeri Banjarmasin.

Lalu apa yang membuat Tim Kayuh Baimbai (Kayubi) Politeknik Negeri Banjarmasin belum beruntung di tingkat nasional?

“Di tingkat nasional tim kami kurang beruntung karena ada sedikit masalah pada robot auto kami yang mana beberapa sensor tidak bekerja dengan baik sehingga kinerja robot tidak maksimal,” kata Anugerah Santoso.

Meski gagal menjuarai event tersebut, namun setidaknya mereka punya pengalaman dan bisa sharing bareng tim lain yang robotnya bisa dibilang lebih sempurna kinerjanya.

“Alhamdulilah masuk nasional berarti kita jawara terpilih dari tingkat regional,” ucapnya.

Walau tidak berlanjut ke event internasional namun dia pun menyampaikan selamat buat Tim Kayuh Baimbai (Kayubi) Politeknik Negeri Banjarmasin. Selamat buat, Aisyu Kirami posisi sebagai Mekanik Jurusan Teknik Elektro Prodi Teknik listrik,  Rexy Richard M.R posisi sebagai Mekanik Jurusan Teknik Elektro Prodi Teknik Elektronika, M.
Noorefansyah posisi sebagai Mekanik Jurusan Teknik Elektro Prodi Teknik Elektronika, Miftahul Azhar Mijwan posisi sebagai hardware Jurusan Teknik Elektro Prodi Teknik Elektronika, Muhammad Nanda Prasetyo posisi sebagai Programmer Jurusan Teknik Elektro Prodi Teknik Elektronika. Dan selamat untuk Dosen Pembimbing Syaiful Rachman S.T,. M.T.

“Impian tahun depan kita akan tetap usaha buat dapat tiket nasional dulu. Yang pertama kami akan memaksimalkan riset buat persiapan KRI 2019 nanti. Maksimalkan pengalaman kita ditahun ini buat bisa bekata banyak nanti saat KRI 2019 Dan semoga bisa mewakili kalsel lagi di nasional dan juga bisa jadi perwakilan buat Indonesia,” kata Anugerah Santoso. Next, Good luck ya teman,” ujarnya.

 

Sumber: Tribun Banjarmasin, ‘Gagal ke Event Internasional, Tim Robot Kayubi Poliban Tetap Bangga‘, 13 Agustus 2018, <http://banjarmasin.tribunnews.com/2018/08/13/gagal-ke-event-internasional-tim-robot-kayubi-poliban-tetap-bangga> [diakses 12 September 2018]