Gandeng Kostrad, Polinema Siapkan Riset Alutsista

/ / Berita
Gandeng Kostrad, Polinema Siapkan Riset Alutsista

MalangPoliteknik Negeri Malang (Polinema) bersama Divisi Kostrad akan bersinergi mengembangkan riset khususnya alat utama sistem persenjataan (alutsista). Mengikuti digitalisasi, tak menutup kemungkinan divisi kostrad dapat bersinergi untuk pengembangan alutsista otomasi.

“Alustista otomasi dan komunikasi di bidang pertahanan dapat menjadi riset bersama. Ini adalah peluang jangka panjang dalam hal pengembangan SDM,” ujar Pembantu Direktur 1 Polinema, Supriatna Adhisuwignjo, ST. MT..

Pada setiap bidang terdapat permasalahan yang memerlukan kolaborasi riset, beberapa bidang yang terkait pertahanan alutsista sesuai perkembangannya tak lagi manual. Mulai dari komunikasi dan sistem data, membutuhkan keamanan tinggi terkait sandi. Maka sistem otomasi, robot untuk pertempuran dan mata-mata kedepan juga dibutuhkan.

“Saat ini perkembangan teknologi hasil riset diakomordir pada pertahanan dan keamanan Indonesia. Sebagai SDM yang berlatarbelakang IPTEK, kolaborasi tersebut menjadi ruang tersendiri di industri pertahanan yang juga dapat dimasuki oleh dosen,” tegas Supriatna.

Selama ini ketergantungan dengan teknologi luar seperti menggunakan perangkat impor masih terjadi di Indonesia. Sehingga dibutuhkan peningkatan produk berteknologi dari hasil sinergitas antara civitas politeknik dan divisi kostrad yang sudah mendapat pengakuan internasional.

“Prioritasnya adalah memanfaatkan teknologi yang telah dikuasai dan tenaga vokasi Polinema berpeluang mengambil kesempatan itu,” tuturnya.

Sementara itu, implementasi jangka pendek difokuskan pada pelaksanaan latihan dasar kedisiplinan (LDK) Polinema bersama Divisi Kostrad. Polinema melakukan penandatanganan Mou bersama Pangdivif 2 Kostrad dalam pelaksanaan pembekalan latihan dasar kedisiplinan yang ditujukan bagi mahasiswa baru, Senin (30/7) mendatang.
“Disiplin adalah kebutuhan mendasar, apapun peraturannya jika rohnya bukan disiplin tentu tak akan mencapai tujuan. Kerjasama harus diperluas, kami senang membagi ilmu disiplin,” ujar Panglima Divif 2 Kostrad, Mayjen TNI Dr. Marga Taufiq, SH. MH..

Pelatihan dasar kedisiplinan ketika bekerjasama dengan pihak perguruan tinggi sebagian akan pro dan kontra, namun itu bukan militerisme. Instalasi militer semua serba disiplin baik personil, kegiatan maupun asrama untuk memberi gambaran pada mahasiswa baru.

“Secara umum, dasar kedisiplinan didesain dengan materi praktik dan peningkatan rasa kebersamaan serta kepekaan sosial. Sedangkan ceramah memberi pengetahuan tentang ancaman negara dalam meningkatkan nasionalisme bagi maba, termasuk motivasi belajar,” beber Marga.

Pembekalan yang dilakukan selama satu minggu ini dikemas dengan materi wawasan kebangsaan dan penanganan radikalisme langsung di Kostrad. Politeknik yang memiliki 17 jurusan dan 23 prodi ini akan berencana terus bersinergi dengan kostrad selama lima tahun kedepan baik dalam pembekalan latihan dasar dan penelitian.
“Sewaktu-waktu kami juga akan bersinergi dengan kostrad dalam hal penelitian dosen maupun mahasiswa. Selain itu, materi yang disampaikan pada LDK nanti juga wawasan kebangsaan dan penanganan radikalisme,” tutup Direktur Polinema, Drs. Awan Setiawan MM..

 

Sumber: Malang Post, ‘Gandeng Kostrad, Polinema Siapkan Riset Alutsista‘, 26 Juli 2018, <https://malang-post.com/pendidikan/gandeng-kostrad-polinema-siapkan-riset-alutsista> [diakses 10 September 2018]