Pelatihan Capacity Building On E-Commerce Logistics di Poltekpos

/ / PEDP, Pelatihan, Politeknik Indonesia, Polytechnic Education Development Project
Pelatihan Capacity Building On E-Commerce Logistics di Poltekpos

Institusi dari Singapore yang akan bekerja sama dengan Pemerintah Republik Indonesia untuk berbagi best practices dan pengalaman di bidang  e-commerce logistics adalah Singapore Cooperation Enterprise (SCE) dan Singapore Polytechnic (SP). Kolaborasi ini akan berfokus pada bidang administrasi publik dan pendidikan yang terkait dengan e-commerce logistics.

Setelah berakhirnya kegiatan pelatihan Problem Based Learning (PBL) tahap pertama, hari Senin 09 Juli 2018, Politeknik Pos Indonesia kembali mendapatkan pelatihan Capacity Building On E-Commerce Logistics dengan tema Design Thinking: Distil Data, Discover Insigntd dan Needs Finding (Part 1) yang disampaikan oleh Singapore Cooperation Enterprise, kegiatan tersebut dilaksanakan pada hari Senin sampai dengan hari Sabtu, tanggal 09 s.d. 11 Juli 2018 di Gedung Assessment & Learning Center lt. 2, Jl. Wr. Supratman No. 88 Kota Bandung.

Kegiatan pelatihan tahap ke dua ini hanya di ikuti oleh 3 orang Perwakilan dari Politeknik Pos Indonesia diantaranya Dr. Ir. Agus Purnomo MT, selaku Direktur Politeknik Pos Indonesia yang didampingi oleh dua orang Dosen Logistik Bisnis dan Informatika yaitu Amri Yanuar, ST., MMGT dan Rolly Maulana Awangga, ST., MT.

Pada Program kerjasama dengan Kemenko Perekonomian, Singapore Cooperation Enterprise akan menggabungkan keahlian yang relevan dari sektor publik dan swasta Singapura melalui serangkaian lokakarya yang disesuaikan dengan kebutuhan. Program ini bertujuan untuk membangun kemampuan peserta dari Indonesia yang berasal dari PT Pos Indonesia (Persero) dan BUMN lain yang bergerak di bidang logistik e-commerce, juga unsur pemerintahan terkait. Melalui program ini, para peserta akan dapat memperoleh pemahaman tentang bagaimana kebijakan, strategi, infrastruktur logistik, layanan dukungan dan industri yang relevan digabungkan untuk menciptakan ekosistem yang kondusif dan holistik untuk pengembangan e-commerce.

Dari pihak Kemenko Perekonomian,  menyampaikan “Kami  sangat berterimakasih kepada Temasek Foundation International Singapore atas kerjasama yang baik serta menyediakan pendanaan dan program untuk ikut membantu dalam hal peningkatan skill SDM di bidang E-Commerce Logistics” di Indonesia. Disampaikan juga bahwa sesuai dengan Roadmap E-commerce Indonesia,  Pemerintah perlu untuk merevitalisasi PT Pos Indonesia (Persero) sebagai backbone e-commerce logistics, karena dengan jaringannya yang luas tersebar di seluruh pelosok Indonesia dandukungan SDM-nya yang tangguh merupakan potensi besar untuk mendukung e-commerce dan konektivitas logistik di Indonesia.

Isu yang tak kalah penting lainnya adalah tantangan pengembangan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM). Pemerintah perlu membantu produk-produk yang dihasilkan UMKM memasuki pasar dunia melalui perdagangan online. Dalam hal ini, Pemerintah menugaskan PT Pos Indonesia (Persero), berkolaborasi dengan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) lainnya, yang secara kolektif bertindak sebagai agregator/konsolidator untuk produk UMKM, dan membantu produk mereka untuk masuk ke pasar luar negeri.

Kong Wy Mun, Chief Executive Officer Singapore Cooperation Enterprise, mengatakan: “Sebagai bagian dari upaya negara kita menuju ekonomi digital dan ASEAN yang terintegrasi, Singapura menyadari pentingnya konektivitas untuk mendukung pertumbuhan e-commerce yang merajalela di kawasan ini. Kami terus meningkatkan kebijakan dan infrastruktur kami untuk mempromosikan ekosistem e-commerce yang berkembang pesat dan kondusif. Kami senang dapat berbagi pengalaman ini dan berharap bahwa kerja sama ini akan memberi para peserta wawasan berharga dalam mengembangkan kerangka strategi tingkat tinggi mengenai logistik e-commerce untuk melengkapi usaha Indonesia di bidang ini.”

Sementara itu,  Gilarsi Wahju Setijono, Direktur Utama PT Pos Indonesia (Persero) mengatakan “Relevansi Pos Indonesia dan pemain lain di industri logistik bergantung pada apakah mampu mengatasi perubahan dan “disruption” di dalam industri. Kerjasama ini merupakan salah satu upaya penting untuk memainkan peran yang kuat dan memberikan pelayanan terbaik dalam logistik e-commerce. Melalui kerja sama ini, sumber daya manusia Pos Indonesia dapat mendapatkan pengetahuan dan pengalaman yang berharga”.

 

Sumber: Poltekpos, ‘Poltekpos Mendapatkan Pelatihan Capacity Building On E-Commerce Logistics dari Singapore Polytechnic (SP)‘, 11 Juli 2018, <http://humas.poltekpos.ac.id/2018/07/capacity-building-on-e-commerce.html> [diakses 9 Agustus 2018]