Politeknik Indonesia, Siap Jadi Motor Industri 4.0

/ / Berita, PEDP, Politeknik Indonesia, Polytechnic Education Development Project
Politeknik Indonesia, Siap Jadi Motor Industri 4.0

Kesiapan dunia pendidikan politeknik dalam memajukan industri 4.0 ditegaskan dalam kegiatan International Conference, Seminar and Polytechnic Exhibition, Polytexpo 2018 bertema “Polytechnic for Industry 4.0”, yang diselenggarakan pada tanggal 3 dan 4 Desember 2018 lalu di Politeknik Negeri Malang. Acara ini menjadi gelaran akbar di penghujung tahun dan merupakan kegiatan publik terakhir menuju selesainya masa kerja Polytechnic Education Development Project (PEDP). Polytexpo 2018 menjadi platform bersama yang mendemonstrasikan kualitas pendidikan politeknik di Indonesia, serta kesiapannya dalam mengisi era industri 4.0 yang mendasarkan dirinya pada dukungan teknologi dan utamanya bertumpu pada ekonomi kreatif.

Kegiatan yang menuai banyak kesan positif dari berbagai pemangku kepentingan ini didukung oleh 19 pembicara nasional maupun internasional, menampilkan 24 booths institusi pendidikan politeknik nasional maupun internasional serta dunia usaha dan dunia industri, dihadiri tidak kurang oleh 4.264 pengunjung umum, melibatkan ratusan peserta seminar dari 34 politeknik penerima PEDP di seluruh Indonesia, serta menampilkan 99 makalah yang terseleksi dari total 521 makalah dosen politeknik di seluruh Indonesia yang mengetengahkan ragam topik seputar teknologi informasi, teknik kimia, teknik sipil, manufaktur dan mekanik, tenaga listrik dan elektronik, pertanian dan perikanan, serta kesetaraan gender dalam pendidikan politeknik.

Pada kesempatan ini, PEDP juga melaporkan hasil pekerjaannya kepada Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi melalui penerbitan buku “Tumpuan Harapan: Reformasi Politeknik Pasti Hebat”; “Pusat Unggulan Teknologi, Mandiri dan Unggul”; dan “Praktik Baik Kesetaraan Gender di Politeknik”.

Pembicara internasional yang hadir mengisi seminar antara lain adalah Charlene Walsh (Division of Academic and Student Affairs of Marine Institute, Memorial University of Newfoundland), Shang Gao, Ph,D (Program Manager of Amazon Web Services) dan Leslie Andrew Twine (Sales Director Far East & Asia Pacific Region of Lucas Nuelle). Pembicara dalam negeri yang datang dari kalangan industri dan politeknik antara lain Aswita Wulandari Saragih (Schneider Electric Indonesia), Eryan Ariobowo (Amazon Web Services), Ir. Nanang D. Djoewari (Elettronica Veneta), Edwin Pramono (PT Kawan Lama Sejahtera), Safri Susanto (PT Festo), Dr. Eng. Zainal Arief, ST, MT. (Direktur Politeknik Elektronika Negeri Surabaya) dan Dr. Uuf Brajawidagda, Ph.D. (Wakil Direktur Politeknik Negeri Batam).

Sementara kegiatan di panggung publik menghadirkan mahasiswa, alumni dan para pelaku industri, seperti Agur Yake Mulia (alumni Politeknik Sanata Dharma Yogyakarta), Davidy Aly Wafa (mahasiswa Politeknik Negeri Jember), Dion Susilo (Coda Tech), Joseph King Wiharjo B.Sc (FabLab Bandung), Wahyu Galih Saputro (Servotech), Delly Nugraha (Gojek) dan Tiyo Avianto (PT Eyro Digital Technology).

Peluncuran Buku

 

Konferensi Pers

 

Kegiatan Booth Polytexpo 2018

 

Kegiatan Booth Polytexpo 2018

 

Kegiatan Booth Polytexpo 2018