PPNS Raih Akreditasi A dari Kemenristekdikti, Masuk 2% Perguruan Tinggi Terbaik di Indonesia

/ / Berita
PPNS Raih Akreditasi A dari Kemenristekdikti, Masuk 2% Perguruan Tinggi Terbaik di Indonesia

Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya (PPNS) berhasil meraih akreditasi A dari Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti).

Direktur Pembinaan Kelembagaan Kemenristekdikti, Totok Prasetyo secara resmi menyerahkan sertifikat akreditasi ke Direktur PPNS, Eko Julianto.

Dalam acara Sosialisasi Borang APT 3.0 & IAPS 4.0 dan Penyerahan Sertifikat APT ke PPNS, Totok menyampaikan bahwa akreditasi yang diraih saat ini adalah buah kerja keras yang panjang.

Dalam sambutannya, Totok menyampaikan bahwa jumlah perguruan tinggi yang terakreditasi A hanya 2% dari total seluruh perguruan tinggi di Indonesia.

“Selamat, PPNS kini termasuk dalam 2% perguruan tinggi terbaik di Indonesia”, ujarnya, Minggu, (20/1/2019).

Akreditasi A atau kualitas unggul didapatkan dengan memperbaiki banyak aspek, Leadership, Komitmen seluruh Civitas Akademika, dan Integrasi Sistem Manajemen merupakan tiga yang utama.

Dalam acara tersebut, juga dihadiri oleh Triyogi Yuwono, Indrianty Sudirman, Johny Wahyuadi, dan Moses L. Singgih, yang turut menyampaikan beberapa perbedaan sistem akreditasi PT yang baru.

Pertama adalah adanya sistem dimana masyarakat bisa ikut “menilai’ kualitas PT.

Sebagai contoh, ada masyarakat yang merasakan bahwa kualitas dari sebuah PT tidak menunjukkan bahwa PT tersebut mendapat akreditasi A.

Adapun kedua adalah jumlah standar pada borang. Jika akreditasi sebelumnya hanya memiliki 7 standar, maka sistem akreditasi yang baru akan menerapkan 9 standar yang harus dinilai.

Hal ini tentu akan memberikan tantangan baru bagi perguruan tinggi untuk meningkatkan mutu pendidikannya.

 

Sumber: Tribun Jatim, ‘PPNS Raih Akreditasi A dari Kemenristekdikti, Masuk 2% Perguruan Tinggi Terbaik di Indonesia‘, 20 Januari 2019, <http://jatim.tribunnews.com/2019/01/20/ppns-raih-raih-akreditasi-a-dari-kemenristekdikti-masuk-2-perguruan-tinggi-terbaik-di-indonesia> [diakses 20 Februari 2019]