Produk Unggulan Politeknik Negeri Banyuwangi, Bidang Manufaktur Kapal

/ / Berita
Produk Unggulan Politeknik Negeri Banyuwangi, Bidang Manufaktur Kapal

Pada hari ke tiga atau hari terakhir pelaksanaan Pendidikan Dan Pelatihan (Diklat) Jurnalistik Angkatan Ke 1 Tingkat Nasional Majelis Pers Nasional (MPN). Di Aula Agro Wisata Alam Indah Lestari (AIL) Desa Karangbendo Kecamatan Rogojampi Banyuwangi.

Peserta Diklat oleh para Pemateri ditugaskan melakukan Praktek Lapangan sebagai evaluasi akhir atas materi – materi yang sudah diterimanya. Rabu 19/12/2018 Kelompok III yang ditugaskan melakukan pencarian informasi ke Kampus Politeknik Negeri Banyuwangi.

Luar biasa sekali ternyata di Kampus Politeknik Negeri Banyuwangi awak media peroleh informasi yang patut jadi kebanggaaan bagi masyarakat Banyuwangi. Untuk informasi lebih lanjut awak media konfirmasi salah satu Dosen yang membidanginya Hery Imprabudiprasetyo.

Dipaparkannya bahwa, ” Politeknik Negeri Banyuwangi menginisiasi pendirian Program Studi di bidang maritim untuk mendukung program pemerintah sejak tahun 2016. Program Pemerintah tersebut yaitu Indonesia sebagai Poros Maritim Dunia dan Program Tol Laut. Program Nasional untuk memperlancar konektifitas transportasi laut untuk mendukung sistem logistik nasional, “paparnya.

Informasi lebih lanjut, Pada tahun 2017 ijin pendirian Program Studi tersebut turun, dengan terbitnya SK Pendirian Program Studi di Poliwangi dengan nama D4 Teknik Manufaktur Kapal. Mulai tahun 2017, Prodi TMK menerima pendaftaran mahasiswa baru sebagai generasi pertama pendidikan di bidang Manufaktur Kapal, khususnya di Banyuwangi dan eks Karesidenan Besuki.

”Selain proses pengajaran dan pembelajaran, mulai saat itu pula, Poliwangi mengawali program sebagai kampus pendidikan vokasi dengan penambahan nilai sebagai Kampus Teaching Factory. Teaching Factory memiliki makna bahwa kampus pendidikan tinggi vokasi juga mempunyai produk-produk yang memiliki manfaat bagi masyarakat umum yang sesuai dengan kebutuhan,“ ujarnya.

Teaching Factory bidang Manufaktur Kapal Poliwangi telah menggagas ide tentang pembuatan prototipe kapal cepat yang mampu dikendalikan dari jauh dengan operator dari darat. Kapal ini memiliki spesifikasi panjang 4,5 Meter, lebar 2 meter dan tinggi sarat air 0,75 meter. Mampu membawa 6 penumpang pada kecepatan dinas 17 knot. Progress prototipe kapal secara fisik sudah 100%. Progres pemasangan sistem kendali dan sistem propulsi kapal serta sistem gerak kapal masih 10%. Diharapkan pada pertengahan tahun 2019, kapal ini bisa menjalani tahap uji coba (Sea Trial).

Selain itu, produk yang lain yaitu kapal yatch dengan basis kapal patroli pantai dengan panjang 8 meter, lebar 3 meter dan sarat air 1,5 meter. Mampu membawa penumpang 12 orang, dengan kru 3 ABK pada kecepatan dinar 20 knot. Kapal ini pembangunan fisik sudah 100%. Progres pemasangan sistem navigasi, sistem komunikasi, interior dan sistem propulsi kapal serta sistem gerak kapal masih 0%. Diharapkan pengajuan anggaran untuk persiapan kapal agar bisa Sea Trial bisa turun pada awal 2019.

Kapal Yatch dengan basis kapal patroli pantai diharapkan dapat menjalani Sea Trial pada pertengahan 2019. Yang nantinya akan dilakukan untuk kapal ini bisa berlayar sesuai dengan spesifikasi dan aturan pelayaran  yaitu :

Pengajuan Surat Laik Laut ke KSOP Tanjung Wangi, dengan kelengkapan sebagai kapal yatch lengkap dengan drawing dan desain kapal. Pengajuan kru kapal, yaitu 1 (satu) nahkoda dan 1 (satu) KKM, untuk ijin layar 60 Mil dari garis pantai. Pembuatan craddle untuk transportasi kapal dari kampus ke laut.Pelaksanaan Sea Trial oleh Kampus. Pelaksanaan Official Sea Trial bersama Marine Surveyor dari KSOP Tanjung Wangi.

Saat ini sedang dirancang pula desain Kano (Sampan) yang berbasis kearifan lokal masyarakat Banyuwangi. Sampan ini berbahan fibre reinforced plastic yang dilengkapi dengan mesin tempel 10 HP. Memiliki fasilitas penampung ikan berpendingin. Kapal ini memiliki dimensi panjang 3 meter, lebar 0,75 meter, tinggi sarat air 0,5 meter, dan mampu membawa 3 (tiga) nelayan. Kapal ini awalnya didesain tanpa katir (cadik). Akan tetapi, jika pada saat pengujian memerlukan penambahan katir, katir yang dirancang akan bersifat portabel.

Pungkasi pemaparannya Hery menerangkan, bahwa semua rancangan desain kapal-kapal jenis kapal khusus ini akan menjadi salah satu ide unggulan dari Politeknik Negeri Banyuwangi. Selain tetap menjaga kualitas proses pengajaran dan pembelajaran di bidang Ship Manufacture Technology . yaitu Teknologi Pembangunan Kapal Baja jenis Niaga – Tanker, Bulk Carrier, Container, dll.

 

Sumber: Berita Posisi, ‘Produk Unggulan Politeknik Negeri Banyuwangi, Bidang Manufaktur Kapal‘, 19 Desember 2018, <https://www.beritaoposisi.co.id/produk-unggulan-politeknik-negeri-banyuwangi-bidang-manufaktur-kapal/> [diakses 21 Januari 2019]