Sekarwangi Sumbersalak Kembangkan Produk Kopi Herbal

/ / Berita
Sekarwangi Sumbersalak Kembangkan Produk Kopi Herbal

Jember – Tim Dosen Politeknik Negeri Jember  saat ini melaksanakan kegiatan pengabdian berupa upaya peningkatan keberdayaan kelompok tani dan olahan kopi  Sekarwangi  dalam meningkatkan omzet dan nilai tambah produk yang dihasilkan.

Melalui Program Pengabdian Masyarakat yang didanai Bantuan Operasional Perguruan Tinggi (BOPTN) Politeknik Negeri Jember ini, diharapkan kelompok Sekarwangi  Sumbersalak – Jember  dapat meningkatkan pendapatannya melalui diversifikasi produk yang dikenalkan.

Ketua Kelompok tani Sekarwangi, Enik Jumiati menjelaskan permasalahan utama yang dihadapi kelompoknya adalah petani kopi hanya menjual produk berupa biji kopi dan baru memproduksi bubuk kopi.

“Iya  mas  selama  ini paling cuma dibuat kopi bubuk, belum ada upaya untuk meningkatkan nilai tambah berupa produkolahan lainnya  seperti kopi rempah,” ujar Enik (16/08/2018).

Sementara itu anggota tim Pelaksana Pengabdian BOPTN Politeknik Negeri Jember, Hendra Yufit Riskiawan mengatakan, untuk menyukseskan program pengabdian ini, pihaknya melakukan pelatihan olahan kopi rempah herbal kayu manis  dan  pegagan.

Di samping itu tim juga menghibahkan peralatan berupa mesin penggiling untuk mempermudah proses produksi, serta seperangkat peralatan dilengkapi sealer untuk pengemasan produk.

“Kami berharap Kelompok Sekarwangi nantinya dapat meningkatkan pendapatannya seiring bertambahnya varian produk yang diproduksi pasca pelatihan ini” ujar Hendra (16/08/2018).

“Disamping pelatihan, kami juga menyerahkan peralatan produksi sekaligus peralatan pengemasan agar produk yang dihasilkan langsung siap untuk dilepas ke pasar”, tambahnya.

Ketua Kelompok Sekarwangi  sangat berterima kasih atas bantuan dan dorongan tim pengabdian Politeknik Negeri  Jember yang telah memilih kelompoknya sebagai mitra.

“Bantuan peralatan yang telah diberikan kepada Sekarwangi akan membantu peningkatan produksi olahan kopi serta varian produk yang dihasilkan kelompok,” ujar Enik.

Menurut Enik, dalam pengembangan usaha kelompoknya melakukan  diversifikasi produk  untuk menjawab permintaan pasar yang  terus berkembang dan bervariasi.

“Kebutuhan pasar harus kita penuhi, dengan begitu kelompok dapat terus eksis dan mengembangkan usahanya,” katanya.

Tingginya antusiasme mitra dan masyarakat dalam menyambut kegiatan pengabdian masyarakat perguruan tinggi, menjadi motivasi bagi dosen maupun institusi untuk semakin memperluas kegiatan semacam ini.  Karena melalui kegiatan pengabdian masyarakat ini pula, hilirisasi riset dan teknologi yang dimiliki perguruan tinggi dapat diterapkan secara nyata untuk peningkatan taraf hidup masyarakat sebagai mitranya,  sejalan dengan program nawacita yang dicanangkan pemerintah.

 

Sumber: RRI, ‘Sekarwangi Sumbersalak Kembangkan Produk Kopi Herbal‘, 16 Agustus 2018, <http://rri.co.id/jember/post/berita/562048/ekonomi/sekarwangi_sumbersalak_kembangkan_produk_kopi_herbal.html> [diakses 13 September 2018]