Tingkatkan Daya Saing, PNP Lakukan Ujian Kompetensi untuk Mahasiswa Bidik Misi

/ / Berita, PEDP, Politeknik Indonesia, Polytechnic Education Development Project, Sertifikasi
Metode Belajar Anak Tunarungu Lebih Efektif Lewat Inovasi Ini

Padang – Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Politeknik Negeri Padang (PNP) terus berupaya menghasilkan lulusan pendidikan tinggi vokasi yang memiliki sertifikat kompetensi dalam menghadapi persaingan di dunia industri dan dunia kerja.

Kepala LSP PNP, Desmiwarman mengatakan, sertifikat uji kompetensi yang berlaku secara internasional. Sertifikat itu nantinya dapat menjadi perisai diri dalam menghadap tenaga kerja asing yang masuk ke Indonesia, termasuk untuk bersaing di luar negeri.

“Di dunia kerja tidak hanya melihat ijazah, tapi melihat mana yang kompeten atau tidak. Sebab di dunia kerja telah diberlakukan kompetensi untuk semua unit,” kata Desmiwarman, Rabu (4/7/2018) siang.

Sertifikasi uji kompetisi itu, lanjutnya, digelar di Program Studi DIII Akuntansi Program Retooling Mahasiswa Bidikmisi pada Senin (2/7/2018) kemarin. Program tersebut diikuti secara gratis oleh 77 orang mahasiswa bidik misi di PNP. Mereka terdiri dari 40 mahasiswa akuntansi dan 37 orang mahasiswa teknik.

“Selain mahasiswa bidikmisi PNP, program sertifikasi uji kompetisi itu juga diikuti oleh 6 orang mahasiswa Politeknik Negeri Surabaya, dan mahasiswa Politeknik Negeri Madium sebanyak 4 orang,” ujarnya.

Untuk perguruan tinggi, kata Desmiwarman, PNP berada di bawah Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) yang bekerjasama dengan Direktoral Jenderal Pendidikan Tinggi Kemenristekdikti.

“Pemerintah melakukan program retooling untuk mahasiswa bidik misi, dan PNP terseleksi dari sekian banyak politeknik negeri sebagai penyelenggara, karena PNP telah mempunyai LSP tersendiri dari sejak tahun 2015 lalu,” terangnya.

Ia menambahkan, PNP telah melaksanakan beberapa kali uji kompetensi, baik reguler ataupun yang dilaksanakan berkerajasma dengan politeknik negeri lainnya. Bahkan LSP PNP sendiri telah menjadi pembina berdirinya LSP Politeknik Negeri Bengkalis. “Sampai saat ini 900 orang mahasiswa PNP yang telah tamat mendapatkan sertifikat uji kompetensi,” ungkapnya.

Dijelaskannya, sejak 2015 hingga sekarang, PNP sudah memiliki 21 skema kompetensi. Diawali dengan upaya PNP untuk terus berbenah dalam meningkatkan daya saing, termasuk untuk melahirkan lulusan yang berkualitas dan berkompeten di bidangnya.

“21 skema kompetensi itu terdiri dari listrik 5 skema, sipil 6 skema kompetensi, mesin 5 skema kompetensi, elektro 1 skema kompetensi, informatika 1 skema, dan adiministrasi niaga 1 skema kompetensi,” terangnya.

Sementara itu, Direktur PNP Surfa Yondri menjelaskan saat ini memang belum semua program studi di PNP yang telah bisa menyelanggaran uji kompetensi. Namun pihaknya akan terus melakukan upaya agar seluruh program studi di PNP untuk membuat kurikulum berbasis kompetensi.

“Sekarang sedang digenjot untuk dapat melaksanakan uji kompetensi itu, bahasa Inggris, pelayanan wisata dan telekomunikasi. Karena orang berkompeten akan dihargai lebih tinggi oleh perusahaan dibandingkan yang tidak berkompeten,” katanya.

 

Sumber: Tribun Padang, ‘Tingkatkan Daya Saing, PNP Lakukan Ujian Kompetensi untuk Mahasiswa Bidik Misi‘, 4 Juli 2018, <http://pekanbaru.tribunnews.com/2018/07/04/tingkatkan-daya-saing-pnp-lakukan-ujian-kompetensi-untuk-mahasiswa-bidik-misi?page=all> [diakses 7 Agustus 2018]