Tingkatkan Kinerja Pelayanan Publik, Polinema Gembleng Tenaga Kependidikan

/ / Berita
Tingkatkan Kinerja Pelayanan Publik, Polinema Gembleng Tenaga Kependidikan

Peningkatakan kualitas pelayanan publik menjadi tuntutan bagi Politeknik Negeri Malang (Polinema) sebagai institusi pendidikan milik Negara. Karena itu, selama dua hari (21-22/9), Polinema memberikan Pelatihan dan Pendidikan (Diklat) peningkatan kualitas kinerja bagi para tenaga kependidikannya yang dilaksanakan di Klub Bunga, Kota Batu.

Pembantu Direktur II Polinema, Drs. Halid Hasan MStrat.HRM mengatakan, pelatihan peningkatan kualitas ini dilatar belakangi kesenjangan antara tuntutan kepuasan pelayanan dengan tingkat layanan yang sudah diberikan selama ini. Karenanya melalui kegiatan ini diharapkan bisa mengurangi kesenjangan tersebut.

“Artinya, sebagai institusi pendidikan milik negara, kami ingin meningkatkan layanan di berbagai aspek dan bidang sesuai yang diinginkan semua stake holder. Khususnya pelayanan bagi mahasiswa Polinema,” ujar Halid.

Ia menjelaskan, kegiatan ini sesuai dengan program Menristekdikti melalui renstra tahun 2018/2019 terkait reformasi birokrasi. Program ini berkaitan dengan manajemen perubahan. Sehingga harus ada perubahan sistem pelayanan di tingkat dasar. “Untuk targetnya, setelah tenaga pendidik mendapatkan materi bisa diterapkan dalam pelayanan,” tegasnya.

Halid menambahkan, nantinya kegiatan ini akan dilakukan secara rutin dan bertahap. Karena sudah menjadi komitmen bagi Polinema. Pelaksaan pelatihan akan dilanjutkan pada Oktober 2018 dan awal tahun 2019. Sementara itu, Ketua Pelaksana Diklat Polinema, Kukuh Mulyadi mengungkapkan, meski mayoritas tenaga kependidikan di Polinema ini berstatus sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN), bukan berarti tidak maksimal memberikan pelayanan pada masyarakat. Karenanya melalui kegiatan ini, diharap Polinema bisa meningkatkan mentalitas pegawai memberikan pelayanan kepada mahasiswa.

“Dalam pelatihan ini diikuti 104 pegawai Polinema dan berlangsung selama dua hari. Di mana 80 peserta di antaranya berstatus ASN sedangkan sisanya pegawai non ASN,” beber Kukuh.

Ia menambahkan, dari pelatihan tersebut, juga diharap tidak hanya meningkatkan pegawai. Tetapi secara tidak langsung menjadi lembaga terbaik dalam memberikan pelatihan.

Dalam pelaksanaan diklat, Polinema juga mendatangkan konsultan handal dari Jakarta, yakni Muhammad Agus Setyanto, S.E yang memberikan materi. Ia menekankan agar semua pegawai Polinema menjadi agent of chance atau agen perubahan khususnya di bidang pelayanan pendidikan. Meskipun untuk menyusun manajemen perubahan buka hal yang mudah, namun harus dilakukan.

Agus menyampaikan, Polinema sebagai institusi pendidikan milik pemerintah, bukanlah jaminan untuk tetap eksis.
“Karenanya Polinema harus mau berubah dan memperbaiki kualitas pelayanannya. Bukan hal yang tidak mungkin jika suatu saat Polinema akan tergerus dan tidak diminati lagi masyarakat karena kualitas pelayanan,” kata dia.

Dari kegaitan ini, Polinema berharap ada umpan balik atas pelayanan yang telah diberikan selama ini. Yang artinya Polinema harus melakukan survey kepada mahasiswa untuk melihat tingkat kepuasan pelanggan, untuk kemudian ada masukan dan menjadi acuan bagi Polinema untuk memperbaiki sistem manajemen pelayanan pendidikannya.
Dalam palaksanaan diklat selama dua hari tersebut, selain mendapatkan materi, peserta juga mengikuti kegiatan out bond bersama untuk meningkatkan kerja sama tim.

 

Sumber: Malang Post, ‘Tingkatkan Kinerja Pelayanan Publik, Polinema Gembleng Tenaga Kependidikan‘, 23 September 2018, <https://www.malang-post.com/pendidikan/tingkatkan-kinerja-pelayanan-publik-polinema-gembleng-tenaga-kependidikan> [diakses 9 Oktober 2018]