UP2B Polije Siap Selenggarakan Tes Mandiri

/ / PEDP, Politeknik Indonesia, Polytechnic Education Development Project, Workshop
UP2B Polije Siap Selenggarakan Tes Mandiri

Kebutuhan dunia industri di era revolusi industri 4.0 akan SDM unggul dan berdaya saing yang mempunyai kemampuan berkomunikasi bahasa internasional, diperlukan penyiapan dan pelaksanaan uji atau tes oleh lembaga yang mempunyai kredibilitas, validitas, realibilitas, obyektifitas, praktibilitas dan berbiaya terjangkau khususnya bagi mahasiswa dan masyarakat umum.

Demikian dipaparkan oleh Agus Setiabudi, S.Pd, M.Pd Kepala Unit Pelayanan dan Pelatihan Bahasa (UP2B) pada saat memberikan sambutan awal pada sesi pembukaan Workshop Persiapan Pembuatan Perangkat Tes Kemampuan Bahasa Inggris. Acara yang diselenggarakan selama 2 hari (25-26/6) kemarin dilaksanakan di Ruang Sidang Gedung Asih Asah Asuh tersebut diikuti oleh 20 peserta yang semuanya Dosen Jurusan Bahasa, Komunikasi dan Pariwisata.
Politeknik Negeri Jember (Polije) sebagai PTN vokasi unggulan menjadi salah satu pilihan yang sangat tepat sebagai jembatan untuk mengantarkan menuju persaingan dalam memasuki dunia industri yang semakin kompetitif. Polije telah menerapkan kurikulum yang berbasis produk yang lebih menitik beratkan pada aspek ketrampilan atau skill dengan implementasi 60 persen praktikum dan 40 persen teori.

Menurut Wakil Direktur Bidang Akademik Ir. Abi Bakri, M.Si pada saat membuka Workshop tersebut, bahwa lulusan Polije disamping mendapatkan ijasah, juga mendapatkan Surat Keterangan Pendamping Ijasah (SKPI). SKPI terdiri dari Sertifikasi sesuai bidang studinya masing-masing yang diterbitkan oleh Lembaga Sertifikasi Profesi Polije (LSP-P1 Polije), Sertifikasi Microsoft, Sertifikasi ESQ dan Sertifikasi TOEIC (Test of English International Communication).

“Lulusan Polije disamping menerima ijasah, juga mendapatkan SKPI, yang bermanfaat untuk meningkatkan nilai tawar alumni pada persaingan dunia industri”, tandas Abi Bakri.

Menurut dia, dunia industri sudah sangat memahami kwalifikasi lulusan Polije dan terbukti dengan percepatan serapan alumni atau masa tunggu yang semakin pendek.

Menurut Agus Setiabudi, UP2B melayani Test of English as Foreign Language (TOEFL) dan TOEIC, akan tetapi pelaksanaannya masih bekerja sama dengan lembaga penyedia layanan tes lainnya seperti ITC (International Tst Centre) dan IIEF (Indonesian International Education Foundation).

“Seiring dengan semakin meningkatnya kebutuhan penyelenggaraan tes Bahasa Inggris serta efisiensi waktu dan biaya, maka UP2B akan menyelenggarakan tes secara mandiri”, ujar Agus Setiabudi.

Masih menurut Agus, diperlukan workshop penyusunan perangkat tes kemampuan Bahasa Inggris yang sesuai dengan standar. Pada workshop kemarin sebagai narasumber adalah Prof. Dr. Gunadi Harry Sulistio, MA Guru Besar dari UM Malang yang ahli dalam bidang Tes Bahasa (Language Testing). Dalam workshop tersebut juga dilanjutkan pendampingan dalam menyusun perangkat tes yang memadai.

 

Sumber: Polije, ‘UP2B Polije Siap Selenggarakan Tes Mandiri‘, 29 Juni 2018, <http://www.polije.ac.id/id/berita/940-up2b-polije-siap-selenggarakan-tes-mandiri.html> [diakses 1 Agustus 2018]